Monday, July 21, 2008

Mengapa anda perlu Windows Vista di rumah dan di kantor ?

(tulisan ini saya bikin di pesawat, lumayan mengisi waktu di penerbangan yang panjang antara Atlanta ke SF…)

OK, jadi anda bertanggung jawab terhadap sistem IT di tempat anda bekerja ? atau anda kurang puas dengan Windows XP anda ? atau anda khawatir dengan anak-anak anda yang senang bermain internet atau game tanpa pengawasan ? atau anda khawatir dengan pencurian komputer/harddisk ?

Jika jawabannya ya terhadap salah satu pertanyaan di atas, mungkin sudah saatnya anda pertimbangkan migrasi ke Windows Vista…

Windows Vista diluncurkan dengan luar biasa, namun banyak user yang merasa kecewa dengan performance Windows Vista setelah mencoba di PCnya, karena terasa berat, lambat, kompatibilitas hardware (driver), dan pop-up prompt UAC yang mengganggu.

Kekecewaan tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi lagi.

Dengan adanya SP1, performance Vista sekarang ini lebih baik, dengan ketersediaan driver yang semakin banyak, dan perbaikan dari sisi UAC.

Untuk menjalankan Vista dengan nyaman, pastikan bahwa DRAM (memory)-nya 2GB (atau lebih). Jika anda memiliki DRAM >3GB, gunakan Vista 64-bit untuk mendapatkan keuntungan dari besarnya DRAM ini.

Selain dari tampilan yang lebih cantik, sebenarnya keunggulan utama Windows Vista adalah keamanan dan sederet keunggulan lain.

Aman dengan User Account Control (UAC)

Windows Vista ini jauh lebih aman dibandingkan operating system Microsoft yang sebelumnya. Sehingga jika kita berpedoman pada akal sehat (misalnya jangan jalankan aplikasi yang tidak dikenal dsb), maka tidak akan ada virus bisa menyerang meskipun kita sengaja tidak menggunakan anti virus. Hal ini sudah buktikan sendiri dengan memasang Vista yang selalu online 24 jam melalui broadband internet sebagai server peer-to-peer di rumah. PC dengan Vista ini sengaja dipasang tanpa anti virus.

Fitur yang meningkatkan kemananan ini adalah UAC, atau disebut juga sebagai User Account Control. Fitur ini mirip dengan yang sistem keamanan yang ada di UNIX/LINUX, namun sengaja diperbaiki sedemikian rupa supaya nyaman dipakai untuk orang awam.

Fitur UAC ini baru di dunia Windows sehingga menyebabkan beberapa masalah compatibility dengan aplikasi-aplikasi lama yang dikembangkan untuk Windows XP. Masalah compatibility ini timbul karena para pengembang software Windows XP sering melakukan akses langsung ke file-file sensitif yang seharusnya hanya boleh diakses oleh administrator.

Dengan adanya UAC, maka pengembang software dipaksa untuk menulis software yang mengikuti prosedur keamanan yang baik.

Nah dengan sistem keamanan seperti inilah virus dan trojan tidak akan bisa masuk ke dalam komputer dengan Windows Vista, karena kehadirannya akan segera diketahui pada saat virus berusaha melakukan aksinya.

Windows XP sendiri tidak memiliki kemampuan ini, dan memerlukan software tambahan seperti Cisco Security Agent (CSA) untuk mendeteksi aksi virus tanpa menggunakan software anti virus. Hanya saja CSA harganya tidak murah dan memerlukan penyetelan yang cukup rumit sebelum aplikasi ini bisa berguna dengan baik.

UAC sedikit berbeda dengan sistem keamanan Linux, karena UAC bisa melakukan virtualisasi untuk keperluan compatibility mode dengan aplikasi Windows XP yang ditulis tanpa mengindahkan aturan keamanan.

Aman dengan Bitlocker

Apakah anda pernah kehilangan PC anda ? Jika ya, anda tidak sendirian. Di dunia ini cukup banyak kejadian PC dicuri, dan data yang ada di dalamnya tersebar ke mana-mana. Kejadian bisa sangat merugikan, terutama jika data-data tersebut bersifat rahasia.

Kejadian lain adalah jual-beli PC atau hard disk bekas yang menyebabkan kebocoran data ke mana-mana. Ya, meskipun si pemilik awal sudah melakukan format ulang namun dengan teknologi recovery sekarang ini, data yang sudah diformatpun seringkali masih dapat diselamatkan kembali.

Windows Vista memperkenalkan mekanisme encryption bernama Bitlocker yang akan melakukan encryption pada semua hard disk anda mulai dari operating system, sampai semua user files. Jika PC anda hilang, si pencurinya juga tidak bisa melakukan boot, dan jika hard disknya dilepas, hard disk tersebutpun tidak akan bisa dibaca.

Jika anda sudah bosan dengan PC/Hard Disk anda, anda juga bisa jual langsung tanpa memusingkan data yang ada di dalamnya… ;)

Selain urusan enkripsi, bitlocker juga meningkatkan integritas data, sehingga data anda lebih aman terhadap kerusakan hard disk, karena bitlocker selalu melakukan pemeriksaan terhadap integritas data pada saat permulaan booting.

Aman dengan Built-in Firewall

Vista memiliki sebuah firewall built in yang kuat yang akan mencegah siapapun yang tidak berhak untuk menembus PC anda melalui jaringan.

Aman untuk Anak-Anak dengan Parental Control

Anda punya komputer di rumah yang terhubung dengan Internet ? Atau komputer untuk bermain game ?

Windows Vista mendukung parental control, sehingga anak-anak anda akan bisa dikontrol dengan mudah kapan mereka bisa menggunakan komputer untuk bermain game atau ke internet.

Pengontrolan ini sangat perlu karena :

  • Internet penuh dengan situs2 yang mengeksploitasi sexual terhadap anak-anak – Parental control akan membatasi hanya situs2 tertentu yang boleh diakses, atau tidak boleh diakses oleh anak2 anda
  • Game-game komputer juga banyak yang mengandung kekerasan yang hanya cocok untuk kelompok umur tertentu – Parental control akan melakukan pengontrolan sehingga anak-anak hanya bisa bermain game yang sesuai dengan usianya
  • Anak-anak cenderung lupa waktu jika sudah bermain komputer – Parental control akan membatasi waktu bermain anak-anak sesuai dengan kriteria yang diatur oleh orang tuanya

Manajemen IT yang lebih mudah dengan sistem Image yang Baru

Windows Vista hanya menggunakan sebuah image saja yang disebut sebagai Windows Imaging Format (WIM), suatu format baru yang independent terhadap bahasa dan hardware. Penggunaan format baru ini mempermudah distribusi operating system dan paket-paket baru di dalam satu jaringan dengan menggunakan multicast, dengan keuntungan sangat hemat bandwidth apalagi untuk suatu jaringan yang besar.

Model Display Driver yang Baru yang Robust

Windows Vista menggunakan arsitektur display driver yang baru di mana driver akan terdiri dari dua komponen : kernel mode dan user mode. Sebagian besar kalkulasi akan dilakukan di user mode, sehingga jika ada sesuatu yang salah, maka masalahnya akan terisolasi dan Vista akan melakukan restart pada driver tersebut tanpa menyebabkan keseluruhan sistem terganggu.

Model display driver seperti ini juga mampu memberikan efek-efek visual yang luar biasa (melalui user interface Aero), namun untuk ini diperlukan hardware pada graphic card yang mendukung (misalnya dengan dedicated memory dan GPU (Graphical Processing Unit) yang mendukung arsitektur ini.

Untuk PC dengan hardware lama, sebaiknya tidak menggunakan Aero user interface untuk menghemat computing resource…

Untuk user yang lebih mementingkan kecepatan eksekusi (saya termasuk golongan ini) juga bisa mempertimbangkan untuk tidak menggunakan Aero ;)

Built-in Search yang sangat cepat

Windows Vista juga memperkenalkan fungsi Search yang dikonfigur sebagai service. Artinya by default (meskipun user tidak melakukan login pada komputernya), fungsi ini akan tetap aktif melakukan indexing (kalau ada file-file baru) di background.

Fungsi indexing di Vista cukup optimum, di mana yang di index hanyalah file-file baru ataupun yang berubah saja.

Dengan adanya fungsi searching yang sudah builtin seperti ini, kita tidak dianjurkan untuk memasang program-program tambahan untuk searching lagi, karena artinya ini akan menambah overhead yang tidak diperlukan.

64 bit architecture

Jika anda berorientasi ke masa depan, anda bisa pertimbangkan untuk menggunakan arsitektur 64 bit ini. Windows Vista 64 bit mendukung DRAM sampai 128 GB, suatu lompatan yang sangat besar jika dibandingkan dengan versi yang 32 bit (maksimum mendukung sampai 4 GB addressable memory – ini merupakan gabungan DRAM yang ada di motherboard dan di VGA card).

Beberapa hal yang perlu diperhatikan di sini adalah :

  • Kompatibilitas aplikasi yang anda gunakan. Sebagian kecil aplikasi (dirancang untuk 32 bit atau 16 bit saja) kemungkinan tidak bisa berjalan di lingkungan 64 bit. Untuk meyakinkan apakah aplikasi anda bisa berjalan di 64 bit, anda bisa lakukan searching dulu di internet
  • Ketersediaan driver 64 bit untuk hardware yang anda gunakan. Beberapa hardware tua mungkin tidak memiliki driver 64 bit, anda juga bisa pelajari dulu dari web site pembuat hardware tersebut atau lewat search engine/forum
  • Peningkatan performance mungkin tidak terlalu significant dari lingkunan 32 bit ke 64 bit, apalagi untuk aplikasi-aplikasi kantoran seperti Office. Peningkatan akan cukup besar jika aplikasi anda merupakan aplikasi scientific yang banyak menggunakan formula-formula matematik

Tips Implementasi Vista di Perusahaan

  1. Karena adanya perbedaan arsitektur antara Vista dengan XP, maka sangat direkomendasikan untuk melakukan testing compatibility dulu sebelum deployment
  2. Supaya Vista bekerja secara optimum, disarankan menggunakan DRAM 2GB (atau lebih). Vistanya sendiri paling-paling hanya menggunakan <1GB, tapi anda perlu DRAM 2GB supaya aplikasi bisa berjalan dengan cepat
  3. Di perusahaan, biasanya Aero tidak diperlukan, namun jika diinginkan user interface Aero, maka sangat disarankan untuk menggunakan graphic card yang compatible untuk Aero
  4. Implementasi Vista yang standard (tanpa Aero) dapat berjalan di PC lama dengan kecepatan sebanding dengan Windows XP

28 comments:

infoGue said...

artikel anda ada di:
http://microsoft.infogue.com
http://microsoft.infogue.com/mengapa_anda_perlu_windows_vista_di_rumah_dan_di_kantor_

anda bisa promosikan artikel anda di infogue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!

Adinoto said...

tony said:
Kecepatan sebenarnya bukan hal yang diunggulkan Windows Vista, karena keunggulan utama Windows Vista adalah keamanan dan sederet keunggulan lain.

=> Hehehe, sayang sekali ini bahasa marketing pak :D Kalo saja Microsoft bisa menghasilkan produk yang lebih unggul (faster, leaner, less hassle) sebagai pengganti XP mungkin saya akan consider pertimbangkan menggunakan Vista di mana saja (rumah, kantor, maupun client).

Honestly, Vista terbukti sebagai produk paling tidak bermutu yang dikeluarkan oleh Microsoft. Sekian banyak orang pintar di Microsoft pada ngapain ya?

Too bad anda seorang evangelist, mungkin lain kalo anda seorang developer di Redmond.

Anyway, kita tunggu versi berikutnya Windows, Semoga lebih leaner dan bener. Kalo ga, yahhh bener-bener si Bill udah kayak supir tembak aja, tabrak lari boosss... udah gagal bikin produk, retire early deh.

Sorry terlalu frankly. But yes, I'm a techo also, dan saya termasuk orang yang kecewa dengan Vista.

Gluck with your career at Microsoft!

Cheers boss.... Adinoto/

Tony Seno Hartono said...

Adinoto, terima kasih atas commentnya.

Apakah comment ditulis setelah anda benar-benar mencoba hidup & bekerja dengan Vista dg SP di hardware yang proper selama sekian minggu ?

Kalau ya, saya akan sangat tertarik untuk mendengar feedback detail atas apa yang anda suka, apa yang tidak anda sukai, dan apa yang bisa diperbaiki.

Re Bill Gates - mungkin anda juga belum dengar bahwa beliau memang sudah retired dan digantikan dengan pasangan Ray Ozzie dan Craig Mundie :)

Adinoto said...

Sudah pak. Saya sudah pake di Core 2 Duo 3.0GHz dg 8GB RAM, maupun di Core 2 Quad 2.66GHz (Q9450) (sayang 32-bit Vista cuma kenal 3GB), saya pake di SP1 dan maupun di 64-bit Vista.

Komen saya karena kekecewaan bahwa Vista consumed too much resources (baca: take the system down), tidak banyak inovasi yang ditawarkan dibandingkan previous system (saya mengharapkan Windows bisa merestore System only/OS Only dengan feature seperti Mac OS X Archieved and Install) sehingga apabila ada apa-apa kita ga perlu install the whole OS, the whole applications :( ini sangat consuming, too bad ga di deliver di Win Vista :(

I'm not bashing sir, just plain hope for techno user. Saya berharap banyak Windows bisa bagus, dengan demikian kita kan ga perlu beli Mac yg mahal karena bundled (satu-satunya alasan saya tertarik dg Windows adalah saya bisa pilih off-the-shelf component rakitan sesuai dengan preferensi saya). Tapi ditambah dengan Malware dan Viruses dan not much innovation to offer.. yess, jadi compelling reasonsnya berkurang pak.

Aero pun buat saya ga terlalu menarik bahkan kalo memang butuh fancy dress, kita bisa selalu pick third party application yang lebih ok seperti DESKSPACE dan TOPDESK dari http://www.otakusoftware.com/ tanpa harus memerlukan Vista.

Kalo saya seseorang yg bertanggungjawab di Microsoft I would strongly suggest to acquires the company.

Soal Bill Gates retired, yep pasti semua geek seperti kita denger dong pak hehehe... honestly salah satu hal yang saya paling appreciate Bill over Steve (Jobs) adalah his foundation. That's what live should be... helping other people where you can.

Saya juga ga pro OS X, well, for a time being ya Leopard masih faster, leaner, and more fun daripada Vista, tapi Leopard juga prove to be a system hog. Walaupun ga separah Vista, tapi over Tiger, ya Leopard masih ga memuaskan. Mungkin Apple masih sibuk dengan iPhone for that time being sehingga agak ceroboh soal timeframe development Leopard.

The best OS I've ever experience? Too bad not from Microsoft or Apple. It's a BeOS circa 1996. Too bad the best OS sometime doesn't always win :(

Well, saya percaya pada leadership dan money. Kalo Microsoft bisa mengembalikan leadershipnya dengan sekian banyak resources (orang dan uang) yang dimilikinya, saya yakin Microsoft dapat pull the rabbit out the hat and shows us again a great stuff!

I'm not a fan to any product. Just give me a good one, and I'm ready to switch.

Salam kenal dan salam hormat,
Regards,

Adinoto

Arvino said...

Regarding this "slanted perspective":

http://youtube.com/watch?v=VuqZ8AqmLPY

Appreciate your kind comment and view.

Thank you.

Tony Seno Hartono said...

Adinoto,

Salam kenal juga.

DRAM 8 GB
=========
Untuk mendapatkan semua resource DRAM anda, mustinya pake OS 64 bit. Saya belum coba Vista 64 bit, tapi saya pakai WS 2008 64 bit, 4GB DRAM, semua DRAM dikenali & bisa dipakai.

CONSUME TOO MUCH RESOURCE
=========================
Setuju pada setting default dg Aeronya. Tetapi kita bisa fine tune supaya resourcenya kecil.

TAKE THE SYSTEM DOWN
====================
Tidak setuju - Spek PC anda besar sekali, mustinya Vista SP1 akan terbang... Saya pikir mungkin ada yang salah dengan instalasi anda. Berikut ini adalah perbandingan dengan komputer yang saya punya :

Saya ada laptop Toshiba, dengan CPU T2400, 1.8Ghz, 2GB DRAM. Windows Vista 32 bit, dengan Aero hidup dg setting default (penuh bling2). Tanpa tuning, CPU idle di 0-3%. Respon secepat XP...

Kalau respon mau lebih cepat lagi, saya matiin Aero dan sidebar.

Kalau mau lebih cepat lagi, anda bisa ikuti petunjuk di : http://wss-id.org/blogs/narenda/archive/2008/06/20/tweaking-windows-vista-anda.aspx

Btw., saya senang gonta-ganti OS, sekarang ini saya settle down dg Windows Server 2008 64-bit, dan saya puas sekali. Mungkin anda bisa coba bereksperiment dg OS ini juga :)

VIRUS/MALWARE
=============
Saya belum dengar ada virus/malware yang bisa menembus Vista tanpa diketahui oleh UAC. Saya tertarik untuk mengetahui keberadaan virus/malware tsb.

AERO- FANCY DRESS
=================
Setuju, saya juga penyuka tampilan minimalis utk kerja sehari2, tanpa aero, dan dg wallpaper plain black...

Tony Seno Hartono said...

Arvino,

The video URL you gave me is very amusing :)) -- but I believe this happened before SP1.

Vista SP1 is very quiet and only ask for confirmation when I tried to install something, or when I access some administrative task, or when virus/malware (if any) try to install themselves...

Adinoto said...

Tony,
Yes, saya denger soal Windows 2008 yang di"jadikan" Workstation oleh beberapa kolumnis, dan seperti Windows 2003 Server yang lebih responsive daripada XP.

Tapi ini tentu ga bisa jadi alesan kita nyobain Windows 2008 consider itu adalah server dengan harga

* Windows Server 2008 Standard, $999 (with five Client Access Licenses, or CALs)
* Standard without Hyper-V, $971 (with five CALs);
* Enterprise, $3,999 (with 25 CALs)
* Enterprise without Hyper-V, $3,971 (with 25 CALs)
* Datacenter, $2,999 (per processor)
* Datacenter without Hyper-V, $2,971 (per processor)
* Windows Server 2008 for Itanium-based Systems, $2,999 (per processor)
* Windows Web Server 2008, $469


Lah saya bisa beli iMac complete set dengan harga segitu boss let alone dengan UNIX built in

Soal speed, ya, di mesin saya jalan, tapi bukan berarti saya menyukai OS yang membuang-buang resources dong. Bete kan. Kalo Tony pernah nyobain Panther (Mac OS X 10.3) dan kemudian upgrade ke Tiger (Mac OS X 10.4) anda mungkin merasakan kenikmatan tersendiri karena system jadi lebih responsive dan kencang. In short, Tiger jauh lebih ngebut dibandingkan Panther. Walaupun ini tidak dalam case Leopard (10.5) yang lebih boros resources, tapi Leopard dibandingkan Vista masih jauh lebih enteng Leopard.

Soal Malware dan Virus ya bahkan virus belasan taon yg lalu juga masih bisa affecting Windows Vista, tapi menyerahkan SECURITY pada USER untuk meng IYA-kan maupun MENIADAKAN dijamin belum solusi buat semua orang pak, lah kalo diinstall di client, apa semua orang geek seperti kita? heheheh nod nod yes yes yes, ya sarua keneh kena virus lagi

Well, at least Microsoft should stop telling people UAC akan meniadakan virus/malware.

Soal masukan saya soal Instalasi Aplikasi mungkin perlu anda utarakan ke Redmond. Dengan aplikasi "dibungkus" dg model folder seperti OS X dan GoBo Linux, itu merupakan a real boon for next Windows. Capek pak restore system Windows, OS X nya sekian jam (30-45 menit), aplikasi masing2 sekian puluh menit, belum lagi setting, belum lagi mindahin data.

I look forward for that feature to come in next version of Windows.

ryo said...

sehubungan dengan komentar memori 8 GB harus pakai OS 64 bit, itu tidak sepenuhnya benar. PAE memungkinkan akses memori > 4 GB. contoh OS 32 bit yang bisa memanfaatkan hal ini:
- windows 2000 advanced server, bisa sampai 8 GB
- windows 2000 datacenter server, bisa sampai 32 GB
- Windows Server 2003 Enterprise Edition, 32 GB
- Windows Server 2003 R2 (or SP1) Enterprise Edition, 64 GB
- Windows Server 2003 Datacenter Edition, 64 GB
- Windows Server 2008 Enterprise or Datacenter Edition, 64 GB

Arvino said...

Thank you Tony for the info.

Now I can understand a bit better about the difference between Vista before SP1 and Vista after SP1.

Regards, -Arv

Tony Seno Hartono said...

Adinoto,
Ya benar, WS 2008 memang lebih mahal karena fiturnya lebih banyak daripada Vista.

Anyway, saya tengah malam tadi coba fine tuning secara extreme Vista 32 bit saya : http://tonyseno.blogspot.com/2008/07/extreme-fine-tuning-windows-vista.html

Hasilnya terdapat improvement cukup significant dari sisi CPU (core2duo 2.4Ghz 4GB DRAM) dan speed (execution, boot/shutdown). Sekarang vista saya running dg jauh lebih ringan...

Anda pakai aplikasi apa untuk testing speed di Vista vs Leopard ?

Mengenai virus/malware, faktor manusia selalu menjadi titik terlemah. Tapi untuk Vista, sedikit sedikit knowledge (tidak perlu geek) dan common sense sudah cukup melindungi system anda. Kalau dengan windows generasi lebih lama, anda musti pakai segala macam anti virus & day zero protection (spt Cisco CSA) plus knowledge + common sense...

Utk membuktikan opini saya itu, PC saya (running Vista 32 bit) sengaja saya matikan Anti Virusnya, padahal pc itu terhubung 24 jam ke Internet via broadband. Dan sampai saat kini belum ada virus yg berhasil masuk (saya tahu karena weekly saya selalu scan pc saya krn penasaran)...

Thx atas masukannya ttg aplikasi berbungkus folder :) -- beberapa aplikasi windows sebenernya banyak yang seperti ini (extract ke satu folder, dan langsung bisa run), tapi memang sih belum distandarisasikan :))

ryo said...

soal windows yang online terus menerus tanpa kena virus... well, percaya nggak percaya, saya pernah selama 3 bulan menyalakan windows xp sebagai router dengan ICS untuk sharing internet connection kabelvision dengan tetangga. no anti virus. no firewall. hanya dengan mengandalkan common sense saja. sekarang sudah nggak pake windows xp sebagai router lagi karena sudah pindah rumah.

btw soal windows 32 bit yang bisa handle 8 GB kok nggak muncul ya?

ryosaeba said...

mohon maaf, saya tadi mempertanyakan soal komentar saya yang belum muncul, ternyata sudah kok. :)

Tony Seno Hartono said...

Ryo,
"btw soal windows 32 bit yang bisa handle 8 GB kok nggak muncul ya?" --> bukan nggak muncul, tapi belum :)) soalnya saya jawab comment dari yg older ke newer dulu...

Ya PAE (dg support dari hardwarenya) bisa dipakai untuk mengakses DRAM >4GB di sistem 32 bit, tapi saya sendiri belum pernah pakai. Saya lebih prefer mencoba langsung OS yang 64 bit daripada musti hack/workaround (kebetulan sampai saat ini saya belum menemukan aplikasi saya yg tidak running di OS 64 bit)

Adinoto said...

Yoi Tony, aplikasi yang banyak demikian (berbungkus folder) biasanya malah dikembangkan oleh third party vendor seperti games developer :) Tinggal doubleclik registry untuk Add Registry. Jadi kenapa Microsoft tidak menstandarisasi ini untuk Upcoming Windows 7?

Model lain yang saya harapkan adalah bisanya Windows menginstall OS saja tanpa mengharuskan aplikasi diinstall ulang (Seperti Mac OS X) yang saya utarakan sebelumnya. Ini juga sangat ease System Support, karena sebagian besr waktu habis adalah mengembalikan aplikasi dan settingannya (yang ini pasti ada ketinggalan), karena setting tidak di retain. Masalahnya bukan untuk komputer sendiri (personal) tapi untuk support ke client. Sekian banyak client adalah pengguna awam, dan memang ada bisnis disana (support business) tapi terlalu cumbersome teknologi ini tidak dimulai-mulai oleh Microsoft untuk memudahkan support.

Benchmark software kadang tidak seampuh real world experience buat advanced users seperti kita. Kita tahu kapan aplikasi FEELS SNAPPY dibandingkan bloatware. Seperti misalnya Microsoft Microsoft Office (anykind) di Mac tidak akan se SNAPPY Microsoft Office di Windows platform albeit saya paling suka Microsoft Office 98 (instalasi cuma copy 2 menit, sayang di Classic Mac saja).

Pada dasarnya Microsoft sudah punya beberapa foundation yang bagus untuk pengembangan Windows, seperti DirectX. Hanya perlu focus di speed dan beberapa fitur dasar (bukan di too many feature we won't use).

Model path /Users/nama yang lebih mirip OS X juga saya appreciated di Vista ketimbang path terlalu panjang di XP (Documents and Settings/blablabla), tapi tanpa adanya fitur Archived and Install kurang sip boss. :)

Oh ya satu lagi masukan, WSUS (Windows System Update) sudah ok, hanya saja berhubung kebanyakan kita hidup di dunia narrowbandwidth saya suggest Microsoft memasang IIX WSUS. Dan project Offline Update seperti AutoPatcher yang dishutdown oleh Microsoft harusnya didukung sendiri oleh Microsoft dengan mengeluarkan Patch Offline CD berkala (per 3 ato 6 bulan) dan didistribusikan lewat local magazine sehingga kebanyakan orang biasa dapat memanfaatkan update (minimal major update sampe ke posisi terakhir) sebelum akhirnya mengupdate sisanya di internet.

Nice talking to you boss! Semoga masukannya didengar dan diimplementasikan :)

Cheers,

Tony Seno Hartono said...

### Ryo,
Kelupaan comment ttg XP sbg ICS tanpa anti virus selama 3 bulan --- saya belum senekat ini huahaha.... Sekedar sharing dulu saya pernah pasang Windows XP (sebelum adanya Vista), tanpa anti virus, sbg file server, proteksi hanya dg Cisco CSA. Hidup 24 jam tersambung ke Internet, selama 1 tahun. Terlihat bahwa attack ke server ini terjadi setiap beberapa detik (terlihat dari CSA flag yang selalu berkibar kalau ada attack).

Namanya juga file server, banyak orang yang menaruh macam2 file (termasuk yang bervirus dari USB atau media lain). File bervirus tersimpan dengan steril.

Yang terjadi adalah, setelah sekian lama file server tersebut penuh terisi dg banyak file (user), yang sebagian memang mengandung virus steril. Jika file ini dicopy ke sebuah PC lain, maka virus ikut pindah. Jika PC lain itu ada antivirusnya, maka AV akan segera mendetectnya....

Setelah setahunan file server tersebut akhirnya dilepas, bukan karena crashed, tapi karena digantikan dengan mesin lain yang faster...

### Adinoto,
Terima kasih atas semua masukannya yang bagus-bagus, saya akan sampaikan pada developer, mudah2an bisa ditindaklanjuti :) ..

Nice to talk to you also.

Adinoto said...

Tony ysh, saya bikin tulisan kecil di http://adinoto.org/?p=725 semoga bermanfaat memancing diskusi rekan-rekan yang lain.

Regards,

Anonymous said...

Kakak saya menggunakan Vista Home Premium bawaan Vaio.

Sampai saat ini rasanya tidak ada masalah virus. Hal paling menyebalkan hanyalah UAC yang keluar keseringan :) Aero-nya juga bagus, semriwing gitu katanya :D

Kakak saya hanyalah tipe pengguna internet rumahan: email (Windows Live Mail), web browser (IE+Firefox), foto, video, musik (iTunes).

Keluhan terakhir yang saya ingat beberapa bulan yang lalu hanyalah IE7 tidak pernah bisa menambahkan item Favorite. Masalah selesai dengan menggunakan Firefox.

Sekarang keluhannya beda, hardisknya kepenuhan katanya, kebanyakan nyimpen video+foto :)

-peng said...

Aman dengan UAC?

Tanpa niat menjelek-jelekkan vista, saya perlu jujur lho Pak :P, selama menggunakan vista, justru tak terasa di mana amannya UAC? Kalo merepotkan sih iya, bayangkan:

Mau install firefox, BYAR!! UAC nongol.
Mau set folder option, BYAR!! UAC lagi.
Mau jalanin executable baru, lagi-lagi UAC!

Pengalaman saya sih, UAC ini satu hari minimal nongol 5 kali. Menyebalkan bukan? Makanya saya set off.

Okelah, mungkin bagi user advanced yang sudah lebih tahu tentang gaya-gaya penyebaran virus, UAC mungkin bisa mencegah excutable yang mencurigakan.

Tapi bagi pengguna awam?

Contohnya boss saya, dia pengguna vista dan tidak pernah mau tahu tentang teknologi, selalu klik setuju tanpa baca begitu ketemu UAC.

Tony Seno Hartono said...

-peng,
UAC memaksa orang untuk mematuhi sistem keamanan dg lebih baik.

Jika UAC dimatikan, itu ibaratnya kita bekerja selalu dengan Administrator privilege (kalau di sistem Unix/Linux namanya root privilege). Kalau kebetulan ada virus lolos masuk, virus ini akan punya kekuatan sbg Administrator dan dia bisa segera melakukan aksinya tanpa ada yg mencegah.

Jadi saran saya : JANGAN PERNAH MATIKAN UAC, kecuali anda punya mesin yg disconnected dr network dan tidak pernah menerima USB atau CD/Disket asing... karena mereka itu media penyebar virus.

Lagipula UAC hanya nongol kalau anda melakukan kegiatan administratif... (install, set option, dll). Utk kegiatan normal (ini mungkin 99% kegiatan kita) UAC akan diam saja.

Untuk pengguna awam yang cuek dg UAC, berarti perlu dilindungi dengan proteksi tambahan seperti antivirus (yg selalu update), firewall, NAP/NAC, dan recovery disk :) --> http://technet.microsoft.com/en-us/network/bb545879.aspx

Tony Seno Hartono said...

Anonymous,
Coba cek apakah :
- Vista nya menggunakan SP1 ?
- Operating System & applikasi masih utuh (tidak corrupt) ?

Kalau saya mengalami beberapa keanehan spt itu biasanya saya restore sistem saya dari backup utk memastikan keutuhan sistem.

UAC hanya nongol kalau program ingin melakukan akses yg membutuhkan privilege Admin (baik ini aktivitas dari user, atau aktivitas yg disebabkan trojan/virus/malware)...

Eep said...

persoalannya buat saya yang bukan orang techie.. apa sempat, dan apakah bisa tuning Vista.

pake Mac OS X, ga usah pake tuning-tuning, udah cepet..

user awam seperti saya mah ga mau tahu soal tuning2an..

*jadi inget jargon Steve Jobs: "Mac adalah komputer untuk orang bodoh.."
:D

Anonymous said...

Alah, data TA hilang gara2 pake windows.. :(

wandi said...

saya sih ubuntu ama leopard. ga kuat beli windows. mending buat beli pc.

Anonymous said...

Pak kok gak blogging mengenai Mojave Experiment?

Anonymous said...

@ Eep:
hiya.. betul
yang saya tahu cuman nilai uang harus sebanding dengan yang kita dapet. buat apa beli mahal2 tapi repot ngurusin virus, klak-klik cancel or allow (inget mac ad jadinya kekkekekekekekkk).kalo freeOS harus belajar lagi. mending beli yang langsung maknyus buat orang bodoh kayak saya..
stay foolish, stay hungry.
im@m

Diva said...

tampaknya masih lebih baik pake 7 deh daripada vista..
masih ketauan lebih baik..

Tony Seno Hartono said...

@diva- ya Windows 7 jauh lebih baik daripada Vista. Pada saat tulisan ini dibuat Windows 7 memang belum ada :p