Showing posts with label e-government. Show all posts
Showing posts with label e-government. Show all posts

Wednesday, July 23, 2014

Internet of Things (IoT) – Berbagai Manfaat IoT

Internet of Things pernah saya bahas di sini.

image

Prediksi Bisnis IoT

  • Gartner mengatakan bahwa instalasi IoT akan tumbuh sampai 26 Milyar unit di tahun 2020, dan akan menghasilkan pendapatan tambahan melebihi USD 300 Milyar, sebagian besar di layanan. Hal ini akan berdampak terhadap value add ekonomi global sebesar USD 1.9 Triliun
  • IDC memprediksikan bahwa bisnis IoT akan mencapai USD 7.1 Triliun pada tahun 2020
  • McKinsey Global Institute menyebutkan bahwa potensi ekonomi IoT mencapai USD 2.7 Triliun sampai USD 6.2 Triliun pertahun di tahun 2025 (McKinsey Global Institute, Disruptive technologies: Advances that will transform life, business, and the global economy, May 2013)

 

Komponen-komponen IoT

IoT terdiri atas komponen-komponen : Platform Hardware, Gateway, Software (berjalan di papan micro-controller), dan Layanan Cloud (berjalan di cloud untuk keperluan pengumpulan data dan analisa).

 

Platform Hardware

Desain Modular

Beberapa pabrikan (seperti Libelium) memiliki hardware yang bersifat modular dan bisa dibangun berdasarkan kebutuhan.

image

Perangkat hardware modular ini terdiri dari sebuah papan micro-controller yang bisa dilengkapi dengan berbagai modul pilihan : modul sensor, wireless, dan konektor industri.

Desain Langsung Pakai

Libelium juga membuat perangkat hardware langsung pakai, sehingga pengembang tidak perlu merakit lagi. Perangkat langsung pakai ini sudah dibuat kedap air dan dilengkapi dengan beberapa soket untuk sensor, panel surya, antena, dan kabel USB untuk keperluan pemrograman.

 

image

Modul Sensor

Modul-modul sensor yang akan dihubungkan ke papan micro-controller (melalui soket atau wireless). Ada berbagai modul sensor yang bisa dipilih berdasarkan kebutuhan :

  1. Sensor gas yang bisa mendeteksi berbagai jenis gas, suhu, kelembaban, tekanan udara (atmosfir), dan bisa dipergunakan untuk mendeteksi polusi, emisi gas dari peternakan, pabrik kimia, industri, dan kebakaran hutan
  2. Sensor kejadian yang bisa mendeteksi tekanan/berat, kelengkungan, getaran, tabrakan, kemiringan, suhu, kelembaban, kebocoran air, ketinggian air/cairan, tingkat keredupan cahaya, kehadiran (manusia/hewan), rentangan, dsb. Sensor jenis ini bisa digunakan untuk berbagai aplikasi keamanan, darurat, atau logistik
  3. Sensor air yang bisa mendeteksi tingkat asam/basa, tingkat oksidasi, tingkat oksigen, konduktivitas, ion, temperatur, kelembaban, dsb. Bisa dipergunakan untuk mendeteksi apakah air bisa diminum, kebocoran bahan kimia di air (sungai misalnya), pengukuran tingkat asam basa di kolam renang, tingkat polusi di laut, dsb.
  4. Sensor lingkungan kota bisa mendeteksi tingkat keberisikan, keretakan (gedung/jalan layang/dsb), propagasi keretakan, pergeseran, debu, ultrasonic (untuk mengukur jarak), temperatur, kelembaban, perpendaran cahaya, dsb. Bisa diterapkan untuk memonitor tingkat keberisikan di jalan raya, tingkat kerusakan bangunan/infrastruktur jalan dan kecepatan perambatan kerusakan, kualitas udara, dan manajemen sampah
  5. Sensor parkir bisa mendeteksi medan magnit, dan bisa dipergunakan untuk mendeteksi keberadaan mobil dan mengalokasi tempat parkir di dalam maupun di luar gedung, dan mengontrol tempat parkir (paralel ataupun serial)
  6. Sensor pertanian bisa mendeteksi suhu udara, kelembaban, suhu tanah & kelembabannya, kelembaban dauh, tekanan udara, radiasi matahari, radiasi ultraviolet, diameter batang pohon, diameter cabang pohon, diameter buah, anemometer, kecepatan dan arah aliran udara, pantulan cahaya, dsb. Bisa dipergunakan untuk aplikasi pertanian, irigasi, rumah kaca, stasiun cuaca.
  7. Sensor arus, bisa mendeksi arus listrik , dan bisa dipergunakan untuk berbagai aplikasi seperti sensor, instrumentasi, transduser, pemantauan proses, transmisi data di industri, dsb
  8. Sensor kamera video, dengan kamera, detektor tingkat pantulan cahaya, infra merah, dan kehadiran (PIR), bisa dipergunakan untuk berbagai aplikasi keamanan
  9. Sensor radiasi, bisa mendeteksi radiasi beta dan gama, dan bisa dipergunakan untuk mendeteksi tingkat radiasi secara wireless tanpa membahayakan manusia, mencegah dan mengontrol radiasi, dan mengontrol radiasi di suatu daerah secara mandiri (tanpa perlu bantuan manusia)
  10. Sensor metering, mengukur arus listrik, arus air, tingkat ketinggian cairan, tekanan, ultrasonik, kelembaban, tingkat pantulan cahaya. Sensor metering ini bisa digunakan untuk berbagai aplikasi pengukuran energi, tingkat penggunaan air, deteksi kebocoran pipa, manajemen penyimpanan cairan, otomasi industri, irigasi pertanian, dsb
  11. Sensor prototip yang bisa dipergunakan untuk menghubungkan berbagai jenis sensor untuk keperluan prototip
Modul Wireless

Modul Wireless – diperlukan jika ingin saling terhubung menggunakan wireless. Modul-modul ini mendukung berbagai protokol wireless seperti :

  1. 802.15.4/ZigBee, jarak antara 7km (2.4GHz) s/d 12 km (868 MHz)
  2. Bluetooth low energy (BLE), jarak 100m
  3. WiFi
  4. 6LoWPAN/IPv6 Radio
  5. 3G + GPS
  6. GSM/GPRS
  7. Bluetooth PRO
  8. RFID/NFC
  9. Expansion Radio Board
  10. Gateway
Modul Koneksi Industri

Modul Interkoneksi Industri – mendukung berbagai konektor dengan standar industri, seperti RS-485, RS-232, Modbus, CAN Bus, dsb

Gateway

image

Gateway menghubungkan seluruh sensor ke layanan Internet atau infrastruktur IT (misalnya database internal atau di cloud untuk analisa Business Intelligence dsb). Gateway bisa terhubung melalui wireless (misalnya WiFi 2.4GHz, WiFi 5GHz, 3G/GPRS, Bluetooth dan ZigBee). Gateway juga bisa terintegrasi dengan modul GPS untuk aplikasi mobile di kendaraan, juga bisa diberi daya batere atau melalui sel surya. Perangkat ini bersifat anti air dan bisa diletakkan di luar.

Penjelasan tambahan di http://tonyseno.blogspot.in/2014/07/iotinternet-of-things-mengurangi.html 

Penerapan IoT

Beberapa penerapan IoT di berbagai bidang :

  1. Smart Cities – IoT bisa membantu membuat tata kelola kota yang efektif Walikota bisa melihat apa saja yang terjadi di kotanya melalui berbagai sensor secara real time, dan dengan demikian akan mampu mengatur tata kelola yang efektif, sehat, nyaman dengan tingkat keberisikan yang rendah, bebas macet, hemat energi, sistem pembuangan sampah yang optimal, dan jalan-jalan raya yang bebas macet.
  2. Smart Mall – IoT bisa mendeteksi kehadiran orang-orang yang ada di dalam suatu mall : berapa tingkat kepadatan pengunjung, berapa lama rata-rata orang berdiam diri di suatu tempat, berapa banyak pegawai dan berapa banyak tamu yang lalu lalang, mana toko yang paling ramai, mana etalase toko yang paling menarik perhatian, dsb
  3. Smart Traffic – IoT juga bisa menganalisa lalu lintas kendaraan bermotor di jalan, mulai dari tingkat kemacetan di jalan, kecepatan rata-rata kendaraan bermotor, jalan alternatif jika ada kemacetan, dsb
  4. Smart Environment – IoT bisa mewujudkan lingkungan yang sehat dan aman, misalnya melalui detektor kebakaran hutan, polusi udara, deteksi dini gempa bumi/tsunami, dan berbagai bencana alam lain
  5. Smart Water – IoT bisa membantu kita mendapatkan air yang sehat, bersih, bebas polusi, bebas pencemaran bahan kimia di sungai, di laut, maupun di pipa-pipa air, dan deteksi dini terhadap banjir
  6. Smart Metering – IoT bisa membantu kita mengetahui penggunaan daya listrik, atau semua komponen yang terkait dengan sistem pembangkitan tenaga listrik, mulai dari tingkat ketinggian/tekanan/aliran air, bahan bakar, atau gas dan sebagainya.
  7. Security and Emergencies – IoT bisa digunakan untuk mendeteksi manusia di suatu area, mendeteksi cairan, radiasi, gas-gas yang bisa meledak. IoT bisa meningkatkan keamanan dan membantu dalam situasi darurat
  8. Retail – IoT bisa digunakan untuk memonitor pengiriman barang, pembayaran melalui NFC, melihat tanggal kedaluwarsa, dan menggatur rotasi/penyimpanan barang di gudang.
  9. Logistics – IoT bisa digunakan untuk mendeteksi getaran, buka tutup pintu, mencari lokasi barang di gudang, mendeteksi kebocoran gas, sehingga bisa digunakan untuk memonitor kondisi pengiriman barang, mencari barang, mencari lokasi penyimpanan yang paling baik untuk memisahkan gas yang mudah terbakar dan bahan peledak, melacak perjalanan kapal tanker, dsb
  10. Industrial Control – IoT bisa digunakan untuk diagnosa mesin, monitor gas beracun, tingkat oksigen, temperatur, ozon, dsb, sehingga bisa digunakan di dalam industri
  11. Smart Agriculture – IoT bisa digunakan untuk mendeteksi kelembaban tanah, udara, ukuran batang pohon, cuaca, suhu, dsb, sehingga bisa digunakan untuk mendorong usaha pertanian,
  12. Smart Animal Farming – IoT bisa digunakan untuk mendeteksi keberadaan ternak, mendeteksi gas beracun, dsb sehingga bisa digunakan untuk mengontrol kembang biak ternak, melacak keberadaan ternak, dan memastikan usaha peternakan berkembang dengan maksimal
  13. Home Automation – IoT bisa digunakan untuk memonitor penggunaan energi, air, mendeteksi pintu/jendela terbuka/tertutup, mendeteksi keberadaan manusia/binatang, sehingga bisa digunakan untuk mewujudkan rumah yang hemat energi dan aman.
  14. E-Health – IoT memungkinkan perangkat-perangkat wearable sampai tablet (pil) bisa saling tersambung. Ini akan mendorong industri wearable sensor, sampai tablet (pil), dan sensor yang bisa ditanam di dalam tubuh manusia.
  15. Banking Industry – IoT bisa memanfaatkan IoT untuk mendapatkan konektivitas di manapun. IoT mewujudkan mesin-mesin ATM dan POS (mesin kasir) yang terhubung supaya biaya operasi lebih murah dan juga meningkatkan pendapatan.

Sunday, July 13, 2014

E-Government dan E-Governance

image

E-Government

E-Government adalah istilah umum untuk layanan berbasis web dari pemerintah. Di dalam e-Government, pemerintah menggunakan teknologi informasi terutama Internet untuk :

  • mendukung pekerjaan pemerintah
  • meningkatkan keterlibatan masyarakat
  • memberikan layanan-layanan pemerintah

Semua interaksi e-Government seperti mendapatkan informasi, mengisi formulir, pembayaran, atau berbagai aktivitas lain dilakukan melalui browser Internet.

E-Governance

E-Governance merupakan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang lebih luas daripada hanya pemerintah, dan sektor publik. Tujuannya adalah meningkatkan tata kelola.

E-Governance didefinisikan sebagai : Tata kelola proses dan institusi, baik formal maupun informal, yang memandu dan membatasi kegiatan kolektif dari sebuah kelompok. Governance tidak harus dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi perusahaan, LSM, dan sebagainya bisa membuat suatu tata kelola, dan seringkali tanpa keterlibatan pemerintah.

Hubungan

Antara E-Government dan E-Governance terdapat hubungan sebagai berikut :

Jenis Organisasi Fokus Eksternal Fokus Internal
Sektor Publik - Lembaga Pemerintahan E-Government (Extranet dan Internet) E-Governance (Intranet)
Sektor Privat - Perusahaan multinasional atau UKM Sistem Inter-Organisasi - Seperti sistem CRM (Extranet dan Internet) E-Governance (Intranet)

Berdasarkan klasifikasi hubungan di atas, maka e-governance lebih fokus pada penggunaan sumber daya internal seperti kapital, manusia, material, mesin, dan mengatur prosedur dan kebijakan.

Friday, July 4, 2014

IOT–Internet of Things mengurangi berbagai kebocoran melalui Teknologi

Heboh debat capres yang menekankan peningkatan ekonomi melalui penanganan kebocoran negara. Menggunakan teknologi terkini, berbagai sumber pendapatan negara bisa dimonitor, dan dengan sendirinya berbagai anomali penyebab kebocoran juga bisa dideteksi sedini mungkin.

Contoh Kebocoran

Ada banyak sekali sumber kebocoran di Indonesia, di bawah ini hanya beberapa di antaranya yang nyata terlihat :

BBM (Bahan Bakar Minyak)

Pajak Parkir

Illegal Logging

Illegal Fishing

  • Kasus illegal fishing (penangkapan ikan tidak legal) di Indonesia menyebabkan kerugian lebih dari US$ 3 milyar/tahun…, disamping mengancam populasi ikan yang ada di lautan Indonesia.

IOT – Internet of Things

Istilah Internet of Things muncul hampir 20 tahun yang lalu untuk menjelaskan bahwa setiap benda (bisa berupa perangkat atau sensor yang cerdas dan saling terhubung) bisa saling mengumpulkan dan berbagi data. Data yang berasal dari perangkat atau sensor tadi tidak terbatas, dan jika disambungkan dan dianalisa dengan data jenis yang lain, maka kita bisa mendapatkan suatu wawasan/pemahaman/pengetahuan yang sebelumnya tidak terbayangkan. Saling keterhubungan antara benda-benda tersebut dan data yang dihasilkannya adalah intisari dari Internet of Things (IOT).

Sekarang ini IOT semakin menjamur, karena didorong oleh berbagi hal seperti : turunnya komponen pendukung IOT (microchips, layanan awan, alat GPS, dsb), kebutuhan yang meningkat (karena orang semakin memahami manfaat IOT), keanekaragaman perangkat yang semakin luas, solusi komunikasi M2M (mesin ke mesin) yang semakin mudah, kemajuan di dunia piranti lunak, dan potensi IOT untuk menciptakan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Beberapa Contoh Penerapan IOT

Hampir semua perangkat bisa dibuat lebih smart supaya mendukung Internet of Things. Perangkat smart, seperti smartphone, tablet, PC dsb, sudah langsung bisa digunakan sebagai perangkat client. Namun untuk perangkat yang tidak smart (misalnya mobil pribadi, truk, saklar lampu, pipa minyak dsb), bisa ditambahkan papan Arduino atau Netduino ke perangkat/benda tersebut, sepanjang ada sensor elektronik yang bisa dipasangkan (misalnya sensor kecepatan/posisi/level BBM, dsb).

  • IOT bisa untuk membuat vending machine yang cerdas. Vending machine cerdas akan mengumpulkan data penjualan dan berinteraksi dengan pelanggan melalui layanan multimedia dan media sosial yang ditampilkan melalui layar sentuh. Vending machine cerdas bisa melaporkan persediaan barang di dalam mesin ke penyalur.
  • IOT bisa dimanfaatkan untuk mempermudah dokter dan perawat di rumah sakit untuk login menggunakan kartu identitasnya ke thin client untuk akses yang lebih cepat ke aplikasi kedokteran.
  • IOT juga bisa dimanfaatkan di pabrik untuk otomasi robot.
  • IOT bisa untuk otomasi rumah cerdas
  • IOT bisa dipergunakan untuk membuat lampu lalu lintas yang cerdas menggunakan teknologi cloud
  • IOT bisa digunakan untuk mengumpulkan foto-foto udara dan berbagai data lain menggunakan drone
  • IOT bisa menggunakan RFID untuk memonitor semua kendaraan bermotor (misalnya untuk mengurangi jumlah kendaraan bermotor di jam sibuk menggunakan ERP di kota-kota besar)
  • IOT bahkan bisa dipergunakan untuk memonitor penggunaan BBM bersubsidi menggunakan RFID yang terpasang di kendaraan
  • IOT dengan sensor GPS bisa dipergunakan untuk melacak keberadaan dan laju kecepatan suatu kendaraan. Bisa diterapkan untuk mendeteksi perilaku supir selama menggunakan kendaraan

IOT membantu mengurangi kebocoran

Di bawah ini adalah konsep bagaimana IOT bisa digunakan untuk membantu pemerintah mengurangi berbagai kebocoran negara.

 

image

Semua objek yang akan dimonitor harus bisa terhubung ke Service Bus yang terdapat di Internet (ini merupakan suatu layanan awan). Layanan awan memungkinkan koneksi ke seluruh client yang jumlahnya tidak terbatas.

  • Tanda garis terputus-putus menandakan koneksi melalui wireless (bisa RFID aktif/pasif, WIFI, GPRS, 3G, 4G, VSAT, TVWS, atau apapun) ke service bus di cloud atau ke access point yang berada di dekatnya
    • kapal tanker, truk BBM, truk angkutan, drone militer terhubung ke service bus melalui wireless, sehingga keberadaannya selalu termonitor
    • truk pengangkut BBM dan Kendaraan Pribadi bisa terhubung ke Service Bus di cloud, atau ke Gerbang Tol. Sehingga jika kendaraan ini melalui gerbang tol, maka keberadaannya segera terdeteksi, dan pembayaran tol bisa dilakukan secara otomatis
  • Tanda garis tidak terputus artinya koneksi dilakukan menggunakan kabel/fiber optik

Setiap objek akan ditanam sensor-sensor yang relevan, misalnya sensor GPS, level bahan bakar, identitas kendaraan, kamera, dan sebagainya. Sensor-sensor itu akan memberikan laporan secara real time atau hanya pada saat tertentu saja.

  • Kendaraan pribadi yang hanya memiliki RFID aktif hanya akan terhubung jika kendaraan ini melintasi gerbang tol, atau mengisi BBM (diperlukan untuk mendapatkan jatah BBM bersubsidi misalnya), atau memasuki pelataran parkir. Jika kendaraan pribadi ini terhubung secara konstan ke service bus, maka orang yg berhak (pemilik atau pemerintah) akan dapat melihat posisi kendaraan ini di peta
  • Kapal tanker diharuskan selalu terhubung ke service bus, sehingga identitas dan keberadaannya selalu diketahui. Jika ada kapal tanker yang terdeteksi radar, namun tidak teridentifikasi melalui IOT, berarti kapal tanker ini adalah kapal yang tidak dikenal, dan polisi atau bea cukai bisa langsung datang menghampiri. Perilaku-perilaku yang menyimpang dari kapal-kapal yang teridentifikasi akan segera terdeteksi, dan polisi juga bisa langsung menghampiri, atau kirim saja drone untuk melihat apa yang sedang terjadi dengan kapal tersebut. Dengan IOT maka volume isi tanker juga selalu termonitor, sehingga jika ada perpindahan muatan di tempat yang tidak semestinya, maka hal ini juga akan langsung diketahui

Pemasangan sensor-sensor di gedung parkir juga akan mencegah kebocoran pajak parkir, karena pemerintah bisa memonitor secara real time seberapa banyak mobil yang parkir dan berapa lama dalam satu hari.

Pemasangan sensor di gerbang tol akan meniadakan antrian di pintu tol, karena kendaraan yang dilengkapi dengan RFID aktif akan bisa maju dengan kecepatan 100 km/jam dan tetap terdeteksi dan jika ada kartu tol langganan, maka kartu tol tersebut akan otomatis terpotong kreditnya.

Truk-truk angkutan kayu juga bisa selalu termonitor, sehingga kita bisa tahu pasti dari mana asal kayu-kayu tersebut, dan mau dikirim kemana.

Laporan Masyarakat

Seringkali teknologi tidak bisa bekerja secara sempurna, sehingga masih diperlukan masukan-masukan atau laporan-laporan dari masyarakat. Misalnya kebocoran pipa yang tidak terdeteksi atau sulit terdeteksi, namun menyebabkan polusi di suatu tempat, maka masyarakat bisa melaporkannya melalui fasilitas CRM yang terintegrasi dengan unified communication. Laporan bisa dalam bentuk SMS, telpon, fax, atau bahkan melalui media sosial dengan hash tag tertentu, misalnya #lapor.

Stakeholders / Pemangku Kepentingan

Berbagai pihak bisa menggunakan sistem ini, dan mereka dibedakan level aksesnya dengan menggunakan password, atau tanpa password jika masuk sebagai tamu (guest).

  1. Masyarakat : Masyarakat di sini akan memiliki akses publik, dan akan melihat sampai di mana kebocoran-kebocoran yang ada bisa ditangani. Dan seberapa besar penghematan yang sudah dilakukan.
  2. Pemerintah : Pemerintah memiliki akses tertentu, dan bisa melihat kejadian-kejadian real-time, anomali, dan semua informasi yang publik. Pemerintah berkepentingan untuk melihat apakah kebijakan-kebijakan terkait dengan kebocoran sudah efektif atau belum.
  3. LSM : LSM bisa membantu pemerintah untuk melakukan sosialisasi sehubungan dengan sistem ini
  4. Bisnis : Bisnis juga akan diuntungkan dengan mendapatkan informasi-informasi yang terkait dengan bisnisnya. Pebisnis juga bisa melakukan otomasi proses, dan juga meningkatkan efisiensi supply chain management dsb
  5. Akademis : Pihak Akademis akan bisa menganalisa, melakukan penelitian, dsb untuk meningkatkan efektivitas sistem ini, dan mengusulkannya ke pemerintah

Monday, June 30, 2014

e-Blusukan

Blusukan berasal dari bahasa Jawa. Bahasa Jawa jauh lebih kaya daripada bahasa Indonesia, kosa kata bahasa Jawa jauh lebih banyak. Misalnya, kata “blusukan” ini tidak ada padanan kata yang persis sama di Bahasa Indonesia. Blusukan berasal dari bahasa Jawa “blusuk”. Kata ini bisa memiliki beberapa arti tergantung awalan dan akhirannya. Misalnya :

  • Blusukan artinya sengaja masuk ke suatu daerah yang becek sampai kaki terperosok kesana-kemari. Biasanya orang blusukan karena mencari sesuatu di suatu tempat yang tidak umum dilalui orang.
  • Keblusuk artinya sama dengan terperosok di tempat yang becek dengan tidak sengaja

Kata ini menjadi sangat populer karena digunakan berbagai media ketika memberitakan aktivitas Jokowi (mantan Walikota Solo dan mantan Gubernur DKI yang sekarang menjadi salah satu Capres Indonesia di PEMILU 2014) ketika melakukan kunjungan dadakan ke berbagai tempat yang sebelumnya tidak umum didatangi oleh pejabat seperti Walikota atau Gubernur.

Blusukan telah menjadikan Jokowi media darling, dan pemberitaan tentang Jokowi blusukan ketika menjabat sebagai Gubernur DKI ada di berbagai media setiap hari. Rupanya kebanyakan lapisan masyarakat senang karena melihat pemimpinnya langsung terjun ke medan-medan yang tidak nyaman. Misalnya langsung meninjau lokasi banjir. Jika para pejabat lain masuk ke lokasi banjir menggunakan kendaraan khusus, maka Jokowi bisa ke lokasi banjir menggunakan gerobak dorong. Sama dengan orang-orang lain.

Blusukan kini seolah menjadi tren, pencarian kata “walikota blusukan”, “gubernur blusukan”, “pejabat blusukan”, “presiden blusukan” membuahkan ratusan ribu sampai jutaan judul berita di mesin pencari.

Gaya blusukan Jokowi terbukti efektif meningkatkan komunikasi pejabat pemerintah dengan warga. Dalam waktu yang sama juga meningkatkan profil pejabat tersebut di mata masyarakat.

Keuntungan Blusukan

Dari hasil pengamatan saya, berikut ini adalah beberapa keuntungan dari blusukan gaya Jokowi :

  1. Mendapatkan laporan yang akurat, dan bukan laporan yang ABS (Asal Bapak Senang). Blusukan memungkinkan interaksi langsung dengan masyarakat, dan juga pengamatan langsung di tempat kejadian. Blusukan memungkinkan seorang pemimpin melihat langsung bagaimana kehidupan masyarakat di kampung, kegiatan di sawah, kesibukan nelayan dan sebagainya. Dengan blusukan penderitaan masyarakat bisa langsung dirasakan. Tidak ada lagi yang bisa disembunyikan dan laporan-laporan ABS juga bisa dihindari.
  2. Meningkatkan kinerja jajaran. Blusukan gaya Jokowi selalu dilakukan secara mendadak, sehingga setiap pejabat di bawahnya harus selalu siap setiap saat, dan harus bisa menunjukkan kinerja terbaiknya. Setiap pejabat juga harus mengetahui lebih detail daripada apa yang diketahui Jokowi, dan harus siap menjawab setiap pertanyaan yang timbul akibat blusukan itu.
  3. Memastikan setiap program pemerintah berjalan tepat sasaran dan dijalankan sesuai rencana. Tidak ada lagi yang bisa disembunyikan. Setiap program pemerintah tidak lagi sekedar hanya menghabiskan dana, tetapi harus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Jika ada program yang terhambat, maka Jokowi akan langsung mengetahui akar permasalahannya, dengan cara menanyakan langsung pada setiap pihak yang terkait pada saat blusukan tersebut. Dengan adanya interaksi masyarakat langsung, maka Jokowi juga akan bisa memperbaiki program-program yang ada menjadi lebih baik di tahun-tahun mendatang.
  4. Meningkatkan partisipasi publik. Publik bisa berinteraksi langsung dengan Jokowi, dan memberi usulan-usulan yang kemudian ditampung dan dipelajari. Semua usulan bisa digunakan sebagai basis pengambilan keputusan untuk meningkatkan program-program pemerintahan.
  5. Meningkatkan citra pemerintahan. Pemerintah yang bisa berinteraksi dengan baik dengan masyarakat, akan memiliki citra yang sangat positif dan dicintai oleh masyarakatnya. Masyarakat secara langsung akan melihat bahwa pemimpinnya adalah manusia biasa seperti mereka juga, dan memang benar-benar bekerja keras memajukan daerahnya.

Supaya efektif, maka blusukan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Harus dilakukan dengan sepenuh hati, dan dengan niat membantu masyarakat. Interaksi juga harus dilakukan secara natural, dan tidak menakutkan bagi masyarakat yang dikunjungi, sehingga mereka akan memberikan masukan-masukan yang jujur dan membangun.

Seorang walikota atau gubernur masih bisa melakukan blusukan spontan ke setiap pelosok wilayahnya. Namun, hal yang serupa mungkin tidak bisa dilakukan oleh seorang presiden. Presiden dibatasi oleh aturan protokoler sehingga tidak mungkin melakukan kunjungan spontan tanpa persiapan keamanan yang matang, seminggu sebelum dan seminggu setelah kunjungan. Indonesia sendiri terdiri dari 34 provinsi dan 511 Kabupaten/Kota , maka menentukan wilayah mana yang akan diblusuki sudah merupakan permasalahan tersendiri.

Namun sebenarnya, dibantu dengan teknologi informasi, maka Presiden tetap bisa melakukan blusukan dengan cara menentukan prioritas, dan hanya memblusuki daerah yang terpilih saja. Di luar itu maka kegiatan monitoring dan mendapatkan masukan masyarakat masih tetap bisa dilakukan dari belakang meja atau perangkat genggam.

Untuk memungkinkan hal ini dilakukan, maka dibutuhkan solusi E-Blusukan !

E-Blusukan

image

Solusi E-Blusukan bukanlah pengganti dari kegiatan blusukan yang sebenarnya. Kegiatan blusukan harus tetap dilakukan, namun frekuensinya akan jauh berkurang, dan blusukan tidak akan mengganggu prioritas presiden yang lainnya.

Sistem E-Blusukan terdiri dari beberapa modul yang terintegrasi :

  • Manajemen Identitas. Ini adalah sistem manajemen password tunggal yang bisa menghubungkan seluruh user id dan password user ke pemakai yang sebenarnya. Sistem ini merupakan hal paling mendasar yang harus dimiliki oleh setiap sistem elektronik. Dengan Manajemen Identitas, maka seorang pemakai bisa memiliki banyak user id dan password, namun sistem akan mengenali bahwa pemakai sebenarnya hanyalah satu orang tertentu.
  • Email untuk semua. Email merupakan cara berkomunikasi paling dasar di dalam suatu sistem elektronik. Pada umumnya email juga dipergunakan sebagai identitas seperti KTP, tapi di dalam dunia maya. Sistem E-Blusukan harus mampu terhubung ke seluruh rakyat Indonesia melalui email. Oleh karena itu :
    • Seluruh rakyat Indonesia yang memiliki KTP wajib memiliki identitas email. Untuk memiliki email tidak diperlukan biaya sama sekali, semua email gratis milik pribadi bisa dipakai, sepanjang email ini terdaftar ke manajemen identitas dan pemiliknya sudah terverifikasi, maka email ini bisa dipergunakan untuk berinteraksi dengan pemerintah melalui sistem E-Blusukan.
    • Email resmi bagi seluruh pejabat pemerintah. Email ini wajib dipergunakan untuk seluruh komunikasi resmi pemerintah. Email resmi ini harus terdaftar juga di manajemen identitas, sehingga pegawai bisa melakukan sekali login untuk mengakses semua layanan pemerintah, dan sistem akan bisa mencatat semua kegiatan yang dilakukan. Email yang terintegrasi ini akan mendorong transparansi dan mempermudah koordinasi. Email ini juga memastikan bahwa pegawai pemerintah hanya bisa mengakses informasi-informasi yang sesuai dengan hak aksesnya saja. Identitas email ini juga terhubung ke sistem “keberadaan”, sehingga aktivitas pegawai langsung bisa dimonitor, apakah pegawai ini login terus meninggalkan komputernya, atau sedang aktif bekerja di depan komputernya.
  • Unified Communication yang aman. Ini merupakan fasilitas komunikasi audio/video/chat satu ke satu, atau satu ke banyak orang (konferensi) melalui saluran yang aman dengan enkripsi. Untuk menjamin keamanan, dan mencegah penyadapan informasi oleh negara asing, maka kita bisa menggunakan algoritma enkripsi nasional (misalnya menggunakan algoritma dari LEMSANNEG). Unified Communication ini bisa digunakan untuk presiden bercakap-cakap langsung secara tatap muka jarak jauh dan aman dengan siapapun yang memiliki identitas email. Unified Communication ini sangat praktis karena tidak memerlukan peralatan khusus selain dari smartphone, tablet, atau PC dengan webcam di sisi depannya.
  • Dashboard eksekutif yang bisa menampilkan seluruh informasi kinerja secara real time. Dashboard menampilkan seluruh kegiatan pemerintah, informasi tren dari berbagai media sosial, kejadian-kejadian darurat (seperti banjir, tanah longsor, dsb) dan memvisualisasikannya melalui peta vektor, citra satelit, dan diagram-diagram grafis Business Intelligence yang bisa memprediksikan trend, mendeteksi anomali, dan bisa diakses dari berbagai perangkat.
  • Kemampuan mengamankan dokumen penting, melacak perubahan, mengetahui versi sebelum perubahan, dan mengetahui siapa yang melakukan perubahan. Sehingga presiden bisa mengetahui sejarah perubahan dokumen-dokumen penting yang berhubungan dengan kejanggalan tadi.
  • CRM (Customer Relationship Management). Sistem CRM ini dipergunakan untuk mengatur hubungan dengan warga negara dan elit politik. Sistem ini akan memberi kemampuan melihat 360* semua masukan/keluhan dari masyarakat dan elit politik. Sistem ini akan memaksakan terlaksananya transparansi di pemerintahan, dan bisa dipergunakan untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Jika dilakukan secara optimal, maka sistem ini akan meminimalkan frekuensi blusukan sampai ke daerah.
    • Sistem mendapat berbagai masukan dari semua saluran komunikasi seperti SMS, Email, Fax, Telpon, atau melalui laporan-laporan yang disampaikan melalui ketua RT/RW, atau kepala desa/Walikota/Bupati/Gubernur, dsb.
    • Sistem akan memberikan detail (seperti nama, pekerjaan, masalah yang tengah dihadapi, sejarah percakapan sebelumnya, dan lain-lain) yang sangat diperlukan ketika presiden mencoba berinteraksi dengan orang yang belum begitu dikenalnya
  • Digital Media Analytic yang mampu menganalisa semua bentuk informasi digital (media sosial dan sebagainya) menggunakan Natural Language Processing dan Machine Learning untuk mengetahui konteks pesan-pesan berbahasa Indonesia. Kemampuan ini dipergunakan untuk menemukan tren-tren yang ada di media sosial, dan semua pelaporan dari masyarakat. Dengan kemampuan ini, maka presiden bisa mendapatkan ringkasan laporan dalam bentuk yang mudah dibaca.
  • Kalender digital untuk penjadwalan online, diperlukan untuk mengatur jadwal-jadwal blusukan dan mempermudah koordinasi. Sistem ini akan sangat mempermudah Setneg dan Paspampres untuk menjadwalkan blusukan presiden dan berkoordinasi dengan semua pihak di lapangan, sehingga persiapan untuk blusukan bisa dilakukan dengan lebih cepat. Sistem akan memberikan informasi lengkap supaya blusukan bisa diprioritaskan dan jadwal lain bisa digeser dengan rapi. Selain itu sistem kalender digital ini juga bisa memberikan data lengkap mengenai semua jadwal kegiatan yang terjadi, sehingga bisa memberikan laporan mengenai kinerja aparat di lapangan.
  • Integrasi dengan Media Sosial, sehingga setiap kegiatan pemerintah (termasuk blusukan) diketahui oleh masyarakat, dan masyarakat bisa memberikan tanggapannya langsung. Tren di media sosial ini nantinya akan dianalisa oleh Digital Media Analytic (di poin sebelumnya).
  • Tata Naskah Dinas Elektronik, sistem ini akan mempercepat birokrasi menggunakan teknologi secara quick win. Jika sebelumnya suatu pekerjaan harus melalui 10 meja (ini contoh saja), maka dengan menggunakan sistem ini maka pekerjaan tersebut akan melalui 10 orang. Meja tidak lagi diperlukan, karena digantikan oleh form-form elektronik yang bisa diolah langsung melalui smartphone, tablet, atau PC. Sistem ini akan meningkatkan transparansi internal pemerintahan, dan para atasan (termasuk presiden) bisa langsung mendapatkan peringatan jika terjadi anomali (misal suatu pekerjaan ditinggal terlalu lama dsb)
  • Middleware untuk menghubungkan sistem E-Blusukan ke seluruh sistem pemerintahan yang sudah ada, meskipun sistem-sistem yang sudah ada itu saling tidak kompatibel. Middleware mampu menghubungkan semua data yang tersebar di mana-mana menjadi satu kesatuan, dan menjadi landasan untuk analisa data.
  • ERP (Enterprise Resource Planning). Sistem ini di pemerintahan bisa digunakan untuk mengatur semua resource (sumber daya manusia, sumber daya finansial, dsb), misalnya untuk manajemen pembiayaan, keuangan, pengadaan, sumber daya manusia, proyek, aset/inventory, pendapatan, dan perencanaan.

Bekerja dengan E-Blusukan

Dengan sistem E-Blusukan ini Presiden akan bisa memonitor semua indikator kinerja kunci (KPI/key performance indicator) yang ada. Beberapa hal di bawah ini bisa dilakukan melalui sistem E-Blusukan :

  • Keluhan masyarakat apa saja yang paling kritis dan mendesak pada saat ini ? (misalnya keluhan tentang kondisi jalan raya di kabupaten X yang selalu dalam kondisi rusak dan tidak pernah diperbaiki)
  • Semua detail tentang si pelapor
    • Siapa saja yang melaporkan hal ini ?
    • Dari mana asal pelapor ?
    • Informasi-informasi lain seperti jenis kelamin, latar belakang pendidikan, kasus apa saja yang pernah dilaporkan ? dsb
    • Apakah si pelapor bisa dihubungi untuk klarifikasi ? (bisa dihubungi menggunakan unified communication)
  • Semua detail tentang daerah kabupaten X
    • Kabupaten ini terletak di mana ?
    • Bagaimana informasi demografisnya ?
    • Selain adari masalah jalan tersebut, adakah masalah lain yang juga kritis di kabupaten ini ?
    • Apa saja hal bagus/jelek tentang pemerintahan di kabupaten tersebut ?
    • Adakah hal bagus yang relevan yang masyarakat perlu ketahui di kabupaten tersebut ?
  • Semua detail tentang jalan raya tersebut
    • Jalan itu terletak di lokasi mana ?
    • Adakah kondisi alam yang bisa mempengaruhi pembangunan jalan tersebut ?
    • Bagaimana kondisi jalan di lihat dari citra satelit ?
    • Bagaimana kondisi tanah di situ ?
    • Bagaimana kondisi cuaca di situ selama ini ?
    • Seperti apa kondisi jalan raya tersebut, adakan rekaman foto atau videnya ?
  • Semua detail tentang kontraktor jalan raya tersebut
    • Kapan tender pembangunan jalan tersebut dilakukan ?
    • Siapa saja yang ikut tender ?
    • Siapa pemenang tender ?
    • Siapa kontraktor sekarang ?
    • Bagaimana latar belakang kontraktor ini ?
    • Siapa saja yang ada di belakang kontraktor ini ?
    • Adakah berita-berita lain yang terkait dengan kontraktor ini ?
  • Semua detail tentang pemerintahan daerah yang terkait dengan kabupaten X
    • Siapa bupatinya ? Siapa gubernurnya ?
    • Apa latar belakang pendidikannya ?
    • Bagaimana perjalanan karirnya ?
    • Berita-berita apa saja yang terkait dengan bupati/gubernur ini ?
    • Bagaimana indikator kinerja di daerah ini (terkait dengan manajemen pembiayaan, keuangan, pengadaan, sumber daya manusia, proyek, aset/inventory, pendapatan, dan perencanaan).
  • Semua detail yang tersembunyi
    • Siapa/apa saja yang paling berpengaruh di dalam kasus ini ?
    • Bagaimana perkiraan tren di masa depan ?
    • Adakah keanehan-keanehan yang tersembunyi ?
    • Analisa bagaimana jika
  • Penentuan prioritas dan penjadwalan untuk blusukan yang sebenarnya
    • Kapan sebaiknya blusukan ini dilakukan ?
    • Wilayah mana yang akan ditinjau ?
    • Siapa saja yang akan ditemui ?
    • Masalah apa saja yang akan diklarifikasi ?
  • Memelihara hubungan dengan masyarakat, elit politik, dan media
    • Masyarakat bisa berhubungan dengan mudah melalui berbagai saluran yang ada, misalnya melalui media sosial, email, telpon, fax, chat yang diintegrasikan dengan fasilitas penanganan masalah dari CRM. Presiden akan mendapatkan ringkasan laporan
    • Komunikasi dan koordinasi dengan elit politik juga bisa dilakukan melalui CRM dan UC (Unified Communication). Di mana semua komunikasi melalui UC akan terenkripsi dan tidak bisa disadap oleh pihak asing
    • Komunikasi masyarakat, dan media bisa dilakukan melalui situs resmi pemerintahan
    • Sistem e-blusukan juga bisa memberikan informasi yang cukup detail supaya mudah diubah menjadi bahan press release untuk para wartawan yang bisa dibagikan ketika Presiden melakukan jumpa pers di lokasi
  • Pengubahan kebiasaan
    • Sistem e-blusukan ini akan sangat mempermudah pejabat manapun untuk mempersiapkan blusukan (kunjungan mendadak), sehingga setiap pejabat akan merasa nyaman sebelum tiba di lokasi, karena sudah tahu apa yang harus dilakukan dan tidak akan kehabisan bahan pembicaraan
  • Mudah digunakan, dimana saja, menggunakan perangkat pribadi
    • Sistem e-blusukan mendukung tablet, smartphone, dan laptop berbagai merek dan jenis sistem operasi, sehingga pengguna manapun tidak perlu menggunakan perangkat khusus untuk mengakses sistem ini
    • Namun sistem e-blusukan akan lebih optimal untuk dipergunakan dengan tablet yang mendukung layar sentuh dan stylus aktif, sehingga akan mudah dicoret-coret pada saat di lokasi blusukan

Thursday, November 22, 2012

Yang baru dari Microsoft Exchange 2013

Microsoft menjawab tren dan masalah kedaulatan data dengan email server lokal Microsoft Exchange 2013 yang bisa dimiliki setiap organisasi di Indonesia.

Selaras dengan tren masa kini :

  • BYOD (Bring Your Own Devices), di mana karyawan bisa membawa perangkat pribadinya ke dunia pekerjaan, termasuk salah satunya adalah dengan cara mengakses email kantor dengan aman menggunakan perangkat pribadi
  • Penggunaan jejaring/media sosial yang begitu meluas dan menyatu dengan lingkungan kerja
  • Layanan awan yang menjamur dengan kapasitas besar yang memungkinkan layanan email gratis memiliki attachment besar yang bisa dibuka dari manapun

Maka Microsoft akan mengeluarkan email server Microsoft Exchange 2013 mampu menjawab tren-tren di atas. Di bawah ini ada beberapa fitur yang relevan :

  • Akses email dengan nyaman meski koneksi internet sering putus : Paling enak mengakses email melalui aplikasi email client seperti Microsoft Outlook. Namun Exchange 2013 juga bisa diakses melalui web browser menggunakan fasilitas OWA (Outlook Web Access). Sekarang bahkan OWA bisa mendukung koneksi offline, di mana kita bisa tetap bekerja dengan email meskipun sedang tidak ada koneksi, dan konten secara otomatis akan disinkronisasikan koneksi internet mencukupi. Fitur ini sangat mendukung, terutama untuk kondisi di Indonesia di mana sambungan broadband masih tidak merata
  • Akses email menggunakan berbagai perangkat : Sekarang ini sudah umum orang membawa perangkat cerdas lebih dari satu (misalnya laptop, tablet, dan smartphone). Microsoft Exhange 2013 memiliki berbagai tampilan yang disesuaikan dengan ukuran layar sehingga nyaman untuk dibaca dari berbagai perangkat tadi. Seperti contoh di bawah di mana OWA ditampilkan melalui tiga layar yang berukuran berbeda.
image

 

  • Integrasi dengan jejaring sosial : sekarang kita bisa memiliki berbagai kontak yang diambil dari berbagai sumber termasuk media sosial seperti facebook, linkedin, atau yang lain. Setelah kita terhubung dengan media sosial, maka semua foto, status, dan informasi lain dari setiap kontak kita akan terlihat melalui sebuah antar muka saja. Hal ini juga akan memudahkan kita jika mencari kontak, karena pencarian akan melebar ke media sosial juga.

image

  • Ukuran attachment besar : Ukuran attachment dari setiap user sebenarnya diatur oleh administrator, pada umumnya maksimum diset pada 20 MB, tapi angka ini bisa diperkecil atau diperbesar sendiri oleh administrator, disesuaikan dengan kebijakan tata kelola. Yang terbaik adalah membuat angka ini sama dengan nilai terbesar dari kebanyakan penyedia email publik supaya meminimalkan resiko penolakan karena attachment terlalu besar.

Kebijakan Pemerintah dan Tata Kelola

Selain keunggulan di atas, bagi instansi pemerintah dan penyelenggara layanan publik, penggunaan email server milik sendiri dengan data yang terletak di dalam Indonesia juga sesuai dengan peraturan pemerintah PP 82 tahun 2012 PSTE (Penyelengaraan Sistem Transaksi Elektronik). Seperti berbagai PP/UU yang ada di Indonesia yang pada umumnya mencakup hal yang sangat luas, maka PP ini juga berlaku bagi siapapun/apapun yang berada di bawah naungan hukum negara Republik Indonesia, dan mewajibkan adanya Data Center ada di Indonesia (termasuk email server).

Friday, February 10, 2012

IT Enterprise Architecture–Mengenal Komponen Arsitektur IT kelas Enterprise (Part 3)

image

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan sebelumnya.

Sistem operasi (Operating System) merupakan sekumpulan program yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi komputer. Sistem Operasi ini terbagi menjadi dua : Sistem Operasi untuk Desktop (berjalan juga di Laptop/Tablet), dan Sistem Operasi untuk perangkat genggam (Mobile Operating System).

Di arsitektur IT enterprise ini, system operasi adalah pendukung untuk aplikasi-aplikasi produktivitas klien, aplikasi kustom, COTS (commercial off the shelf), dan online.

Contoh sistem operasi untuk desktop adalah Microsoft Windows 7, Linux, Apple OS X, dan sistem operasi untuk perangkat genggam adalah Microsoft Windows Phone 7, Google Android, Apple iOS.

Desktop Operating System

Di dalam arsitektur IT enterprise ada beberapa fitur yang sangat penting dari sistem operasi desktop :

  • 64-bit support – Dukungan terhadap arsitektur 64-bit. Sistem Operasi 64-bit (Misalnya Windows 7 64-bit) akan memiliki kapasitas pengolahan data yang jauh lebih besar daripada sistem operasi 32-bit. Kapasitas ini sangat diperlukan, terutama jika kita ingin memiliki perangkat desktop yang kinerjanya setinggi mungkin kita bisa menggunakan sistem operasi 64-bit dan membenamkan memori 4GB atau bahkan 16GB ! Memory ini akan jauh meningkatkan kinerja, dan harganya juga tidak mahal sekarang ini. Jika kita menggunakan sistem operasi 32-bit maka memori hanya akan dikenal sebesar 3GB saja.
  • Networking – Kemampuan terhubung ke jaringan internet dan intranet perusahaan sangat penting. Terlebih lagi kemampuan untuk join domain dan workgroup, di mana kemampuan ini akan memberikan akses ke seluruh sumber daya organisasi yang ada (server, printer, dsb) setelah user memasukkan user id dan password yang berlaku.
  • Power Management – ini kemampuan untuk menghemat daya listrik supaya dipakai sesuai dengan kebutuhan. Jika komputer sedang bekerja keras, maka komputer akan menyedot listrik lebih besar daripada jika komputer didiamkan menganggur. Power management juga akan mematikan komputer jika komputer ditinggal terlalu lama.
  • System Restore – ini adalah kemampuan untuk pulih kembali seperti sewaktu pertama kali beli komputer atau ke status sehat terakhir sewaktu dilakukan backup.
  • Remote Desktop Connection – ini merupakan kemampuan untuk mengakses komputer kita dari tempat lain, sehingga seolah-olah kita bekerja langsung di komputer ini. Kemampuan ini terutama berguna jika kita ingin bekerja dari tempat yang lebih nyaman (misalnya bekerja dari rumah), padahal komputer kantor tidak bisa dibawa pulang dsb.
  • Dukungan terhadap aplikasi lama – dengan kemampuan ini maka kita bisa menjalankan berbagai aplikasi lama (tua) yang hanya berjalan di sistem operasi lama (misalnya DOS atau Windows XP). Dukungan terhadap DOS atau Windows XP terutama diperlukan karena di beberapa tempat, misalnya kantor notaris, masih sangat tergantung dengan aplikasi pengolah kata semacam WordPerfect atau WordStar versi DOS…
  • Enkripsi volume hard disk – kemampuan ini akan meningkatkan keamanan melalui penyandian hard disk, dan mengamankan data meskipun komputer dicuri (dalam keadaan mati) dan hard disknya dibongkar. Contoh teknologi enkripsi volume yang sangat kuat saat ini adalah Windows BitLocker yang menggunakan enkripsi AES 256
  • Perlindungan terhadap hacker dan aplikasi jahat – kemampuan ini akan melindungi komputer terhadap hacker/cracker dan malware. Jika ada percobaan hacking atau serangan malware, maka komputer akan mendeteksi dan memberikan peringatan kepada user melalui pop up window. Di Windows Vista atau Windows 7 fitur ini diberi nama UAC (User Account Control)
  • Backup and Restore – ini fasilitas untuk memastikan bahwa seluruh data penting bisa dikembalikan jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan melalui kemampuan backup/menyimpan data ke server di jaringan atau media penyimpan lain (hard disk USB, atau DVD).
  • Update Sistem Operasi dan Aplikasi – kemampuan ini akan memastikan semua file sistem operasi dan aplikasi selalu dalam keadaan terkini. Sangat diperlukan untuk meningkatkan kepuasan menggunakan komputer, dan juga mengamankan terhadap eksploitasi celah-celah keamanan
  • Perlindungan Spyware – Fitur yang berguna untuk melindungi kita terhadap spyware (aplikasi yang mengintip kegiatan kita dan melaporkannya untuk keperluan iklan atau bahkan keperluan jahat). Jika ada aplikasi jahat maka komputer harus memberikan notifikasi, dan juga pilihan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Penting di sini adalah fitur ini bisa dijalankan tanpa membebani komputer secara berlebihan. Untuk sistem operasi Microsoft Windows, maka fitur ini bisa didapatkan melalui Windows Defender
  • Firewall – gunanya mencegah hacker atau aplikasi jahat untuk masuk ke komputer melalui ‘pintu’ yang terbuka, caranya dengan menutup ‘pintu-pintu’ yang tidak diperlukan dan hanya membuka ‘pintu’ yang seperlunya saja. Pintu di sini adalah saluran komunikasi protokol Internet yang memang menggunakan konsep pintu.

Thursday, February 9, 2012

IT Enterprise Architecture–Mengenal Komponen Arsitektur IT kelas Enterprise (Part 2)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya.

image

Client Productivity Software – merupakan kumpulan aplikasi-aplikasi penunjang produktivitas bagi pekerja kantoran (disebut juga sebagai Knowledge Workers). Jenis aplikasi bisa terpasang langsung di komputer/laptop, atau bisa juga berupa layanan online yang diakses melalui browser internet. Contoh aplikasi-aplikasi di kotak ini adalah Microsoft Office atau Microsoft Office 365 (ini versi online MS Office).

Client productivity software sangat berguna dalam aplikasi-aplikasi pengolahan/manajemen dokumen, antarmuka aplikasi enterprise, BI (Business Intelligence), KPI (Key Performance Indicator), dan analisa data.

Aplikasi produktivitas ini menjadi tool yang sangat bernilai terutama dalam melakukan transformasi bisnis, di mana para user tidak perlu belajar menggunakan aplikasi-aplikasi enterprise baru karena semua fitur enterprise bisa diintegrasikan dan tersembunyi di belakang Microsoft Office.

Beberapa fungsi yang ada di dalam aplikasi penunjang produktivitas ini misalnya adalah :

  • fasilitas kolaborasi yang memungkinkan penulisan/edit dokumen secara bersama-sama pada waktu yang bersamaan. Dukungan ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas group, dan memerlukan kemampuan untuk melacak perubahan-perubahan apa saja yang sudah dilakukan oleh rekan kerja
  • fasilitas kolaborasi yang mendukung banyak user di berbagai kondisi, baik kondisi user sedang online ataupun offline. Dukungan ini sangat penting, apalagi di Indonesia di mana kualitas jaringan internet masih tidak merata
  • fasilitas keamanan dokumen menggunakan tanda tangan digital, penyandian, atau pengaturan hak akses atas dokumen. Fasilitas ini diperlukan untuk menjaga kerahasiaan dokumen
  • fasilitas untuk sinkronisasi konten antar komputer (dari satu komputer ke komputer lain), atau dari server ke komputer (ini sangat berguna terutama bagi user yang sering tidak terhubung ke jaringan, di mana konten/data di komputernya akan segera tersinkronisasi sewaktu komputer user ini mendapatkan koneksi internet)
  • Kemampuan untuk masuk dan mengeksplorasi (baca/edit/upload/share/dsb) semua konten/data yang ada di server intranet dengan mudah. Kemampuan ini sangat penting, karena kadang-kadang server intranet membutuhkan kemampuan tertentu yang harus ada di komputer user (seringkali perangkat genggam atau komputer tablet hanya mendukung protokol web yang sederhana dan tidak mampu mengeksplorasi seluruh konten di server secara maksimal)
  • Kemampuan untuk memberikan tag/label taksonomi konten (content tagging taxonomy) property metadata document. Kalau menggunakan Microsoft Office, kita bisa mengisi sendiri tag metadata melalui File – Info – Properties – Show all Properties, kemudian isi semua metadata yang diinginkan
  • Kemampuan untuk melindungi dokumen melalui IRM (Information Rights Management). IRM merupakan suatu teknologi untuk membatasi akses terhadap orang atau kelompok tertentu melalui teknologi enkripsi
  • Kemampuan untuk membuat konten melalui web browser. Kemampuan ini sangat berguna karena meniadakan ketergantungan pada perangkat tertentu, dan memberi kita keluwesan untuk mengedit/akses dokumen menggunakan semua perangkat yang ada di sekitar (misalnya PC yang ada di warnet atau business center)
  • Kemampuan untuk membuat konten melalui aplikasi produktivitas, seperti membuat spreadsheet, database, dan sebagainya. Contohnya menggunakan Microsoft Access, Excel, Outlook, Project, Publisher, dan Visio
  • Kemampuan untuk membagi file kepada rekan-rekan lain secara online menggunakan teknologi peer-to-peer. Kemampuan ini sangat bagus karena memastikan bahwa konten selalu terdistribusi secara pasti tanpa perlu penjadwalan khusus

IT Enterprise Architecture–Mengenal Komponen Arsitektur IT kelas Enterprise

Dalam merancang suatu solusi IT kelas Enterprise yang lengkap, kita bisa gunakan diagram di bawah ini.

image

Pada tulisan ini saya akan bahas tiga blok paling atas :

  • Custom Software – merupakan piranti lunak yang dikembangkan secara khusus untuk organisasi atau penggunaan yang khusus, dan tidak diperuntukkan untuk umum. Biasanya piranti lunak ini dikembangkan sendiri atau melalui software house/ISV (Independent Software Vendor). Pengembangan custom software biasanya memakan waktu lama, dan relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan paket aplikasi yang sudah jadi
  • COTS (Commercial Off the Shelf Software) – merupakan alternatif lain dari pengembangan kustom. COTS merupakan paket piranti lunak komersial dan juga tersedia untuk kebutuhan publik. Pada umumnya kualitas aplikasi COTS lebih baik dan lebih murah daripada custom software, dan merupakan pilihan yang lebih baik untuk penggunaan di dunia bisnis dan pemerintahan karena menawarkan harga lebih murah, pengembangan lebih cepat (karena hanya memerlukan sedikit kustomisasi), dan pemeliharaan yang lebih mudah. Di dalam organisasi, COTS antara lain bisa digunakan untuk membuat layanan web untuk aplikasi-aplikasi khusus di dalam suatu departemen
  • Online Services (public) – merupakan layanan awan yang melengkapi solusi on premise (di tempat). Di dalam solusi E-Government, maka layanan awan ini bisa digunakan untuk mendorong interoperabilitas data/keterbukaan/atau meningkatkan kemampuan analisa dari suatu organisasi. Beberapa fungsi yang bisa diambil dari layanan awan misalnya adalah layanan penterjemahan dari satu bahasa ke bahasa lain (seperti Bing Translator), pemetaan (seperti Bing Maps), data-data statistik, gambar-gambar, layanan stock ticker, penyedia data komersial online, berita-berita, produktivitas (email/kalender/share file dsb), dan sebagainya.

Monday, January 16, 2012

UU ITE: Lacak Perubahan Dokumen Anda menggunakan Document Tracking

Jika kita baca Undang-Undang ITE, maka pasal 11 ada poin yang menjelaskan tentang melacakan perubahan (tracking changes) di sebuah dokumen elektronik :

(1) Tanda Tangan Elektronik memiliki kekuatan hukum dan akibat hukum yang sah selama memenuhi persyaratan sebagai berikut:

a. data pembuatan Tanda Tangan Elektronik terkait hanya kepada Penanda Tangan;
b. data pembuatan Tanda Tangan Elektronik pada saat proses penandatanganan elektronik hanya berada dalam kuasa Penanda Tangan;
c. segala perubahan terhadap Tanda Tangan Elektronik yang terjadi setelah waktu penandatanganan dapat diketahui;
d. segala perubahan terhadap Informasi Elektronik yang terkait dengan Tanda Tangan Elektronik tersebut setelah waktu penandatanganan dapat diketahui;

e. terdapat cara tertentu yang dipakai untuk mengidentifikasi siapa Penandatangannya; dan
f. terdapat cara tertentu untuk menunjukkan bahwa Penanda Tangan telah memberikan persetujuan terhadap Informasi Elektronik yang terkait.

 

Ketentuan ini bisa dengan mudah dipenuhi dengan fitur Tracking Changes di Microsoft Office 2010 :

image

Click Review –> Track Changes.

Berikut ini adalah contoh dokumen yang dilacak perubahannya :

image

Jika kita lihat di atas, ada 2 reviewer : Tony Seno Hartono dan Indriaty Octarina, masing-masing memiliki kode warna sendiri-sendiri, dan perubahan apa saja yang dilakukan juga jelas terlihat.

Perubahan-perubahan ini bisa diterima (accept) atau ditolak (reject), atau dibiarkan saja supaya histori dokumen tetap terpelihara.

image

Jika kita ingin melihat versi-versi dokumen yang sebelumnya kita juga bisa menekan tombol “previous” atau “next”.

Atau kita juga bisa membandingkan antara versi melalui tombol “compare” :

image

Dan yang paling penting dokumen ini juga bisa dilindungi menggunakan IRM (Information Rights Management) sehingga hanya orang-orang yang berhak saja bisa melakukan perubahan-perubahan sebelum seluruh perubahan diterima dan akhirnya bisa dipublikasikan ke semua orang.

image

Government CA

Seiring dengan majunya implementasi e-Government di banyak negara, ada semakin banyak negara yang mulai mempertimbangkan untuk membuat sendiri Government CA untuk keperluan G-G atau G-C. Government CA bisa berupa lembaga pemerintah, atau lembaga non pemerintah.

Pemerintah Indonesia memiliki keinginan juga untuk membuat sebuah Government CA untuk meningkatkan keamanan informasi transaksi elektronik di pemerintahan. Namun, untuk mewujudkan sebuah Government CA yang baik memang tidak mudah. Satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan : Kontrol ultra ketat terhadap proses dan tata laksana dalam menerbitkan sertifikat – satu kesalahan kecil dapat menyebabkan kerusakan permanen yang tidak bisa diperbaiki lagi.

Kasus DigiNotar di Belanda

DigiNotar

 

Insiden DigiNotar merupakan CA dari Belanda sangat menarik dipelajari. DigiNotar patuh terhadap semua ketentuan teknis keamanan di atas kertas, dan juga lulus semua proses audit.

Namun praktek tidak semudah teori. Infrastruktur DigiNotar tidak memenuhi beberapa kriteria keamanan. DigiNotar diretas tanggal 10 Juli 2011, seseorang meletakkan sertifikat SSL palsu atas nama .google.com.

Apa yang bisa dilakukan terhadap sertifikat palsu ini ? Salah satunya adalah kita bisa menyamar sebagai Google. Caranya cukup sederhana, dan bisa dilakukan oleh semua ISP, dan semua pengguna ISP tersebut akan terkena imbasnya. Akibatnya semua data rahasia yang tersimpan di dalam Gmail atau Google Docs atau bahkan Google+ semua user ISP ini akan bisa diakses.

Kasus peretasan Diginotar ini menyebabkan lebih dari 300,000 email akun Gmail milik warga negara Iran bocor (karena kebetulan Iran tidak memiliki CA sendiri dan mengandalkan DigiNotar sebagai CA).

Kasus peretasan ini menyebabkan DigiNotar dinyatakan tutup dan bangkrut pada bulan September 2011.

Perancangan Government CA

Perancangan Government CA (atau semua organisasi CA) membutuhkan kerjasama dan pemikiran yang strategis.

Microsoft memiliki program kerjasama Microsoft Root Certificate Program untuk mewujudkan Government CA.

Perancangan Government CA memerlukan 3 hal penting :

  1. Ketentuan teknis
  2. Tata laksana : misalnya proses auditing yang ketat yang benar-benar dilaksanakan setelah pemeriksaan fisik infrastruktur yang sebenarnya (bukan sekedar cek list sederhana). Hal ini juga sangat tergantung kepada ketersediaan dokumen yang lengkap dan akurat
  3. Organisasi/Arsitektur : misalnya arsitektur layanan e- seperti : e-commerce, e-government, dsb. Arsitektur yang baik memungkinkan pemulihan layanan yang cepat jika ada peretasan

Dari kasus DigiNotar, kita mendapatkan pengalaman berharga, di mana ketentuan teknis mudah dipenuhi, namun tata laksana dan arsitektur ternyata sulit dipenuhi di lapangan.

Wednesday, September 21, 2011

Analytic for Twitter

Baca posting saya terdahulu mengenai MS PowerPivot Analytics for Twitter : http://tonyseno.blogspot.com/2011/06/microsoft-powerpivot-analytics-for.html 

Setelah anda download file excel Analytics for Twitter, maka anda bisa masukkan sampai 5 user id yang ingin anda analisa. Misalnya jika anda tertarik menganalisa twitter para pejabat di Indonesia, anda bisa masukkan nama-nama ini : @presidensby, @tifsembiring, @dennyindrayana, @dinopattidjalal, @hattarajasa ke dalam cell “search queries” :

image

Setelah itu click search (gambar kaca pembesar), dan twitter analytics akan mencari semua nama-nama tersebut. Bisa memakan waktu beberapa menit. Maksimum kita akan mendapatkan 1500 hasil perhari (ini adalah limitasi dari twitter sendiri).

Setelah komplit, nanti kira-kira hasilnya seperti ini :

image

Tekan OK, kemudian ikuti panduan : click powerpivot-> update all, lalu click data –> refresh all

image

Klik PowerPivot –> Update All

image

Silahkan menunggu beberapa saat untuk PowerPivot mengupdate tabel data. Hasilnya seperti ini :

image

Kemudian tutup (klik kanan atas), kemudian di excel analytics for twitter tekan Data-> Refresh All

image

Ini akan mengaktifkan OLAP Query, tunggu beberapa saat grafik di spreadsheet ini akan berubah Smile, misalnya seperti ini :

image

Terlihat di situ Top Hashtags adalah #lumpurlapindo (oleh @presidensby), lalu #indonesiaoptimis (@dennyindrayana dan @tifsembiring), dsb…

image

Terlihat juga Top Mentions :

image

Top Tweeters :

image

Tweets by Day :

image

Kita juga bisa mengubah-ubah parameter melalui slider :

image

Silahkan mencoba-coba sendiri Smile

Wednesday, July 6, 2011

Tahapan e-Government

E-Government adalah pemanfaatan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di kantor-kantor pemerintahan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, bisnis, dan fasilitasi kerjasama antar institusi pemerintahan. Penggunaan e-Government akan meningkatkan akses publik terhadap informasi-informasi yang berkaitan dengan pemerintah.

Di Indonesia, e-Government diperkenalkan melalui Instruksi Presiden no 6/2001 tentang Telematika, yang menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menggunakan TIK untuk mendukung good governance.

Di Indonesia, e-Government diperlukan untuk :

  1. Transformasi Pemerintahan menuju tata kelola yang demokratis
  2. Mendukung kesetimbangan antara pemerintah pusat dan daerah
  3. Fasilitasi komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah
  4. Transformasi menuju era Masyarakat Informasi

Implementasi e-Government sendiri ada beberapa tahapan yaitu :

  • TAHAP 1 “KATALOG” – di tahapan ini pemerintah membuat website pemerintahan. Biasanya karena pemerintah tidak berpengalaman dalam pembuatan website, maka isi dari website hanya berisi informasi non transaksi, dan hanya dikerjakan melalui proyek-proyek yang kecil. Di tahapan ini, website biasa disusun berdasarkan organisasi dan bukanlah berdasarkan jenis layanan. Sehingga pencarian informasi yang relevan oleh masyarakat menjadi sangat sulit
  • TAHAP 2 “TRANSAKSI” – di tahapan ini masyarakat bisa melakukan transaksi dengan pemerintah secara online. Masyarakat tidak lagi harus mengantri, mengisi formulir kertas, bermacet-macet di jalanan untuk mendatangi kantor pemerintahan dan sebagainya. Contoh implementasi e-government di tahap 2 ini adalah mengisi dan mengirimkan formulir pajak secara online (paperless).
  • TAHAP 3 “INTEGRASI VERTIKAL” – di tahapan ini semua layanan pemerintah di satu departemen akan bisa diakses melalui berbagai cara (termasuk melalui internet) dengan fasilitas yang sama dengan yang diakses melalui kantor departemen tersebut
  • TAHAP 4 “INTEGRASI HORIZONTAL” – di tahapan ini masyarakat akan bisa melakukan berbagai transaksi apapun dengan pemerintah secara online melalui satu portal saja. Tahapan ini merupakan tahapan paling canggih dari implementasi e-government dan menawarkan perbaikan tingkat efisiensi yang paling tinggi. Tahapan ini sendiri memerlukan perubahan birokrasi di pemerintah, dan bisa dipastikan akan mengalami banyak pertentangan dari banyak departemen karena akan banyak pemangkasan otoritas

Indonesia sudah menerapkan e-government ini selama satu dekade, tetapi implementasi di sebagian besar kantor pemerintahan berhenti di tahap 1 saja. Terlihat sangat sulit bagi pemerintah kita untuk bergeser ke tahap 2 “transaksi”, mengapa ?