Monday, January 21, 2008

Beberapa Pertimbangan Desain Jaringan DWDM

Hari ini saya di Beijing. Suhu di luar minus banget (turun hujan salju dari tadi pagi).... Daripada buku2 jari membeku, saya memutuskan untuk menulis sedikit tentang DWDM...

DWDM
DWDM (Dense Wavelength Division Multiplex) adalah suatu cara pengiriman banyak berkas sinar laser melalui sepasang kabel serat optik. Keuntungan utama dari DWDM adalah penghematan luar biasa dari sisi pembangunan infrastruktur jaringan serat optik. Dengan DWDM operator cukup menggelar kabel serat optik sekali saja. Untuk peningkatan kapasitas jaringan, operator tidak perlu menggelar kabel tambahan, tetapi cukup menggunakan filter-filter optik supaya jaringan kabel yang sudah terpasang bisa melewatkan beberapa berkas cahaya sekaligus. Supaya berkas-berkas cahaya tadi tidak saling mengganggu, berkas2 cahaya tadi dibedakan warnanya (atau panjang gelombangnya).

Yang Penting dari Sistem DWDM
Di dalam merancang jaringan DWDM, operator perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini :
  1. ROADM (reconfigurable optical add drop multiplexing) - ini cara paling canggih saat ini untuk melakukan 'routing' berkas cahaya di dalam jaringan serat optik. Tanpa ROADM, maka cahaya tidak bisa dibelok2kan secara mudah. ROADM memungkinkan cahaya dibelok2kan ke tempat yang berbeda2 menggunakan semacam cermin mikro yang bisa 'berputar2'...
  2. Multi Degree ROADM - ini cara terbaru dari sambungan simpul2 optik, di mana dengan multi degree kita bisa dapatkan bentuk jaringan yang 'mesh'. Cara ini benar2 meningkatkan fleksibilitas, karena tanpa dukungan multi degree kita hanya bisa membuat bentuk ring/cincin saja. Sementara dengan multi degree ROADM, kita bisa membuat jaringan berbentuk sarang laba2 yang jauh lebih tinggi availability-nya (karena alternatif routingnya jadi banyak sekali)
  3. Manajemen Tunggal - ini juga cara baru, di mana manajemen jaringan mulai dari sistem optik sampai IP routernya bisa menggunakan satu perangkat/system saja. Sangat memudahkan jika dibandingkan dengan cara tradisional di mana perangkat yang berbeda2 diatur oleh sistem yang juga berbeda2
  4. SDH over DWDM - sistem DWDM seharusnya juga bisa mendukung sistem SDH (lengkap dengan crossconnectnya) sampai 40 Gbps, dengan atau tanpa transponder/muxponder
  5. Carrier Ethernet over DWDM - sistem DWDM modern juga bisa mendukung Carrier Class Metro Ethernet (MEF compliant, 50 msec protection, Jumbo Frame, etc.)
  6. IPoDWDM - ini cara canggih yang memungkinkan IP jalan secara native di atas DWDM, dan memungkinkan kita mendapatkan preemptive routing, yaitu packet rerouting sebelum jaringan benar2 putus
  7. Tunable Laser - ini cara canggih lainnya yang memungkinkan perangkat optik bisa mengubah2 warna lasernya sesuai kebutuhan. Benar2 penghematan, terutama dari sisi spareparts (sebelumnya sistem 32 lamda memerlukan sparepart minimal sebanyak 32 buah juga - karena masing2 warna harus diwakili oleh satu sparepart, sekarang kita hanya perlu 1 buah sparepart saja yg bisa berubah2 warnanya)
  8. Error Correction yang Canggih - nah ini kecanggihan lainnya lagi, yang memungkinkan jarak lebih jauh yang bisa disambungkan oleh sistem DWDM ini (bisa >10,000 km, kalau tanpa cara canggih ini, paling2 jaraknya cuma ratusan km)
  9. Storage Area Network Certification - nah operator yang certified untuk SAN seperti ini akan dapat menjual semua layanan DC/DRC tanpa hambatan teknis dari para calon pelanggannya. Tanpa adanya sertifikasi ini, maka semua vendor storage terkemuka akan menolak untuk menyambungkan perangkatnya melalui DWDM (karena belum tentu bisa berjalan dengan baik)
  10. Alien Wavelength - sistem DWDM ini seharusnya juga bisa melewatkan laser DWDM asing (yang sesuai dengan standard ITU). Keuntungannya adalah : harga solusi total akan murah (karena tidak perlu lagi transponder yang mahal), lebih simple dan lebih reliable (karena mengurangi single point of failure)
  11. DAN LAIN-LAIN (capek deh nulisnya)

6 comments:

endoch said...

asik..
ada nggak ya tulisan berikutnya tentang bagaimana mendesain dwdm.

hihi..maklum, barusan training dwdm.. jadi harus banyak studi kasus nieh..

Tony Seno Hartono said...

wah kebetulan, kalo gitu gw nulis ttg bagaimana mendesain dwdm aja yah.....

Anonymous said...

boleh minta informasi tentang perbedaan antara DWDM dan ROADM??
saya mw buat TA ttg ROADM. tapi masih bingung. Saya pengen bahas di transmisinya. sya mahasiswa IT Telkom . makasih.

Tony Seno Hartono said...

bisa open ke http://www.cisco.com dan cari tentang "ROADM"

firman said...

minta informasi ttg traffic grooming dong...
untuk bahan referensi TA saya...
makasi

firman said...

minta informasi ttg traffic grooming dong...
untuk bahan referensi TA saya...
makasi