Wednesday, February 2, 2011

Presentasi Cloud Computing di Shangri-La Jakarta 20 Januari 2011

Berikut ini saya share presentasi saya mengenai Cloud Computing di Shangri-La Jakarta pada tanggal 20 Januari 2011 :

Presentasi ini menjelaskan tentang apakah cloud computing itu, perbedaan dengan data center, mengapa cloud computing itu penting, apa manfaatnya untuk kita, dan bagaimana strategi implementasi cloud computing untuk perusahaan kita.

Linksys E2000 Review

Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menuliskan review singkat tentang Cisco Linksys E2000. Ini adalah router WIFI saya yang baru menggantikan router WIFI yang lama, Linksys WRT160NL. Dibandingkan dengan router WIFI yang lama, maka Linksys E2000 terlihat lebih menarik, dengan two tone color (hitam dan silver metalik), terlihat lebih ramping, dan tanpa antena WIFI yang mencuat di belakang ! (antena yang mencuat dari WRT160NL sering tersenggol pembantu pada saat mereka membersihkan debu di sekitarnya, dan mengubah kekuatan sinyal WIFI). . Sepertinya Cisco sudah berhasil menanamkan antena WIFI dengan rapi di dalam body Linksys E2000 ini.

001_3437B

Initial Setup

Di dalam kardus saya menjumpai sekeping CD untuk instalasi. Dengan tidak sabar saya masukkan CD ini ke DVD reader di laptop saya (operating system Windows 7, 64 bit), DVD reader berputar, dan CD ini kemudian dikenal sebagai drive “E:” dengan keterangan sebagai “Linksys Router Setup” seperti di bawah ini :

image

Icon bergambar rumah dengan signal WIFI ini kemudian saya double-click, kemudian program instalasi segera berjalan, dan keluar peringatan EULA seperti di bawah ini :

image

Saya langsung klik saja NEXT, dan kemudian muncul instruksi untuk menghidupkan unit Linksys E2000 dan menghubungkannya dengan Ethernet port di laptop saya.

image

Program kemudian berjalan lagi, dan setelah beberapa menit (maaf lupa menghitungnya), tanpa interaksi sama sekali dengan user, semua setup ternyata sudah selesai. Sepertinya Linksys telah berhasil mempermudah instalasi router ini (meskipun instalasi router yang lama juga sangat mudah).

image

Koneksi ethernet dari Linksys E2000 kemudian saya lepas, dan saya lihat PC saya sudah terhubung melalui WIFI. Kemudian Ethernet Linksys E2000 ini saya pindahkan ke modem broadband (terhubung ke First Media), dan secara instan saya langsung mendapatkan sambungan internet yang sangat kencang !

image

Saya perhatikan di sini :

  • Seting awal dari Linksys E2000 ini benar-benar sangat mudah, hampir tanpa interaksi dari user (kecuali untuk pasang kabel dan menekan tombol NEXT beberapa kali di awal)
  • Nama router dan password ternyata telah diacak oleh Linksys E2000. Saya mencoba setup beberapa kali, dan Linksys E2000 selalu memberi nama yang berbeda-beda setiap kali melakukan setup. Misalnya di awal seting, Linksys E2000 ini diberi nama secara otomatis “PinkGiraffe” dengan password acak yang saya tidak ingat hehehe (kombinasi dari huruf besar kecil dan angka)
  • Login ke router tetap menggunakan IP Address 192.168.1.1, username “admin”, tapi menggunakan password yang dibuat oleh linksys ini. Btw, password bisa diganti menjadi sesuatu yang lebih mudah, misalnya “73r4p4hp1nk” (= jerapah pink)
  • Linksys menyertakan aplikasi setup untuk E2000 ini dengan nama “Cisco Connect” yang berguna untuk melakukan penambahan alat, membatasi penggunaan alat (parental control), memberi akses internet kepada tamu, dan konfigurasi router !

Cisco Connect

image

Cisco connect merupakan aplikasi yang sangat berguna dan mudah digunakan. Di dalamnya kita temukan :

  • Computers and devices – berguna untuk menghubungkan komputer lain ke Linksys E2000 ini, caranya juga mudah misalnya menggunakan Easy Setup Key (ini berupa sebuah USB flash yang berisi setup untuk E2000 milik kita, ditawarkan untuk dibuat pada saat initial setup). Kalau kita belum punya Easy Setup Key, kita bisa membuatnya di dalam menu ini. Kita juga bisa menghubungkan printer ataupun perangkat lain melalui parameter SSID, Security Key, dan Security Type yang akan ditunjukkan di sini.
  • Parental Controls – berguna untuk membatasi akses beberapa perangkat milik kita yang sudah terdaftar di dalam E2000 ini. Pembatasan akses berupa blokir internet pada jam-jam tertentu, atau situs-situs tertentu. Fitur ini akan sangat berguna jika kita memiliki anak-anak kecil di rumah yang sudah bisa menggunakan komputer (atau smartphone melalui WIFI) untuk mengakses Internet
  • Guest Access – berguna untuk memberi akses kepada tamu yang berkunjung ke rumah dan membutuhkan akses internet melalui WIFI. Di sini setiap guest akan diberikan sebuah password khusus yang sama bagi setiap orang, dan kita bisa membatasi jumlah guest yang bisa akses internet.
  • Router Setting – berguna untuk mengubah beberapa parameter dengan mudah. Parameter yang bisa diubah antara lain adalah : Nama router dan Password, juga pembuatan Easy Access Key, dan beberapa pilihan lain , seperti mendaftar untuk mendapatkan update dsb. Terdapat juga pilihan untuk Advanced Setting, yang bisa diakses melalui web interface.

Advanced Setting

Menu ini bisa diakses melalui Router Setting, atau juga bisa melalui web browser ke default IP address 192.168.1.1 melalui user id admin.

Di dalamnya kita bisa menemukan semua setting yang berhubungan dengan basic setup, DDNS, MAC Address Clone, dan Advanced Routing. Sementara ini saya tidak melakukan perubahan apapun selain dari mengubah DNS ke DNS server pilihan saya. Jika anda ingin mendukung program pemerintah tentang Internet Sehat & Aman, anda bisa ubah DNS ini menjadi 180.131.144.144 dan 180.131.145.145 , untuk melindungi segenap keluarga anda dari konten-konten porno di Internet. Hanya saja tidak semua konten porno diblokir sampai saat ini, mungkin karena kekurangan tenaga untuk memelihara DNS Nawala ini Smile with tongue out

Pengalaman Browsing

Linksys E2000 ini memiliki kekuatan signal WIFI yang luar biasa, meskipun dengan antena yang tidak terlihat. Saya bisa browsing internet dengan nyaman tanpa terputus menggunakan berbagai perangkat, termasuk melalui jarak yang relatif sangat jauh (saya mencobanya sampai jarak terjauh di rumah saya, sekitar 30+ meter melalui halangan beberapa tembok, dan signal di PC saya tetap penuh dan browsing internet tidak terganggu sama sekali).

Konektivitas juga tetap terjaga melalui perangkat lain seperti Blackberry dan Windows Phone 7 series. Perangkat-perangkat ini sengaja saya konfigur sehingga hanya menggunakan WIFI untuk internet, email, dsb. Sangat bagus untuk menekan biaya berinternet melalui 3G !!

Kesimpulan

Ciscso Linksys E2000 ini sangat direkomendasikan karena mudah sekali disetup, dan memberikan koneksi internet yang sangat reliable bagi perangkat klien WIFI (saya telah mencobanya dengan beberapa PC yang menjalankan Windows 7 sekaligus, smartphone HTC HD7 dengan operating system Windows Phone 7 , dan smartphone Blackberry melalui WIFI).

Monday, October 25, 2010

Recover from Hard Disk Format / Delete Partition using EASEUS

Salah seorang karyawan saya hari ini berbuat suatu kesalahan yang mengakibatkan hard disk 1.5 TB yang terpasang di media center dan berisi lebih dari 1000+ movie terpartisi dan terformat. Jika anda mengalami hal serupa yang mengakibatkan semua isi hard disk anda hilang, atau anda ingin mengetahui isi hard disk orang lain yang sudah terformat, sebenarnya isi hard disk tersebut masih bisa diselamatkan….

Salah satu aplikasi yang bisa digunakan adalah EASEUS Data Recovery Wizard Professional. Setelah aplikasi diinstall, pasang hard disk yang ingin diselamatkan datanya pada PC anda seperti di bawah ini :

image

 

PC kemudian dinyalakan, dan hard disk 1.5 TB tadi dikenal sebagai partition1 (drive G: ) seperti di bawah ini, dan drive G: ini terlihat kosong.

image

Hidupkan EASEUS data recovery wizard professional ini :

 

image

 

Pilih partition recovery :

 

image

Setelah tekan “next” maka Easeus akan mencari partisi yang hilang.

image

Tunggu kira-kira setengah jam (sambil menulis blog ini), kemudian EASUS akan melakukan “intelligent searching” :

image

Terlihat bahwa data dibaca dari hard disk G dengan kecepatan 99+ MBytes/second :

 

image

 

Sekitar 5 jam kemudian muncul beberapa kemungkinan partisi yang telah hilang. EASEUS memberi saran “high” untuk partisi 1 NTFS yang berukuran 1.4TB. Benar itu partisi saya yang hilang. Kemudian click “NEXT”…

image

Setelah itu silahkan pilih folder mana saja yang ingin direcover…

image

 

Dan pilih tujuan di mana semua pilihan folder tersebut akan disimpan… saya memilih di e:\recover…

image

Proses recovery semua ditunjukkan dengan jelas, dan diperkirakan akan selesai dalam 6.5 jam.

image

Dan setelah 9 jam (molor dari prediksi 6.5 jam) kemudian semua proses selesai… file yang berhasil direcover ada di E:\recover

image

Saturday, October 16, 2010

Monster PC–Movie Maker

Jika anda pengguna Windows 7 atau Vista, jangan lupa install aplikasi Windows Live 2011 Essentials yang bisa didownload gratis di sini : http://explore.live.com/windows-live-essentials?os=other

Salah satu aplikasi favorit saya adalah Movie Maker yang sekarang menjelma menjadi aplikasi pembuat video yang mudah dan bisa memanfaatkan multiple core dari CPU anda. Terilihat di bawah, saya mencoba membuat slide show dari foto-foto saya dilengkapi dengan background musik dengan sangat mudah. Di bawah ini saya membuat video dengan format HDTV (1080p), dan terlihat bahwa sebagian besar CPU saya bekerja keras, sementara beberapa CPU (3,4, dan 7) istirahat (park).

 

image

Sementara di hard disk tidak terlihat kesibukan yang berarti :

  • Drive C (tempatnya Operating Systems Windows 7) hanya aktif 1.79%
  • Drive D & F (tempatnya file-file gambar dan audio yang sedang diolah) hanya aktif 0.18%

image

View lain :

image

Kesimpulan : pekerjaan encoding video seperti ini membutuhkan CPU yang kencang sekencang-kencangnya. Jadi jika anda senang melakukan pekerjaan ini, gunakanlah intel Core i7 atau yang lebih kencang lagi… Memory yang besar tidak membantu di sini Sad smile