Monday, December 21, 2009

Reset IE8

Jika IE8 anda terasa semakin lambat, coba trik berikut ini untuk mengembalikan kondisi IE8 ke kondisi asal :

1. Click Tools – Internet Options

2. Click Advanced –Reset

By default semua setting akan direset kecuali personal setting…

image

image

image

Monday, December 7, 2009

Bing Maps to promote Tourism in Indonesia :)

Microsoft baru-baru ini memperkenalkan versi beta dari Bing Maps yang sangat cantik. Bing Maps versi beta ini memanfaatkan teknologi Silverlight untuk fasilitas zoom dan display gambar-gambar dalam bentuk yang mirip tampilan 3D.

Silahkan anda mencobanya sendiri….

Buka url http://bing.com dan click Maps seperti di bawah ini :

image

Di sebelah kiri ada gambar thumbnail Photosynth :

image

Jika thumbnail tersebut diclick maka akan peta akan berputar dan kita akan disajikan gambar menggunakan teknologi Photosynth :

image

image

Kita juga bisa melihat gambar2 photosynth lain yang secara geografis letaknya di seputaran peta yang kita pilih :

image

Di situ akan terlihat beberapa photosynth lain :

image

Kita juga bisa berpindah ke tempat lain, misalnya di Bali juga terdapat beberapa Photosynth :

image

Dengan photosynth kita bisa melihat keindahan-keindahan alam secara virtual, dengan efek 3D di mana kita seolah-olah berjalan di dalamnya.

Di bawah ini contoh jika kita lihat seluruh Indonesia melalui Bing Maps :

image

Dengan makin populernya Bing sebagai search engine, dan makin kayanya fitur Bing Maps, maka sebenarnya kita bisa manfaatkan Bing Maps ini untuk memperkenalkan daerah-daerah wisata di tanah air , dan mengundang turis mancanegara, untuk berkunjung ke banyak tempat yang menarik selain Bali :)

Sunday, December 6, 2009

Government Certificate Authority (CA)

Root Certificate

Di dalam kriptografi dan keamanan komputer, sebuah Root Certificate adalah Root Certificate Authority (CA) yang berupa Public Key Certificate tanpa tandatangan, atau Certificate yang ditandatangani sendiri. Sebuah root certificate merupakan bagian dari skema PKI (Public Key Infrastructure). Versi komersial yang paling umum adalah berbasiskan standar X.509 yang biasanya termasuk tanda tangan digital dari Certificate Authority (CA).

Microsoft Root Certificate Program

Program Microsoft Root Certificate Program mendukung pembagian root certificates, sehingga memungkinkan saling percaya di antara mesin Windows. Sampai sekarang ini program Microsoft telah diikuti hampir seratus partisipasi CA komersial dan pemerintah.

Cara kerja Distribusi Root Certificate

Root Certificates diupdate secara otomatis melalui Windows Update. Jika seorang user mengunjungi sebuah Web Site yang diamankan, membaca email yang diamankan, atau mendownload kontrol ActiveX yang bertandatangan, dan menjumpai sebuah root certificate yang baru, maka Windows melakukan sertifikasi secara otomatis. Bagi si user, semua hal ini tidak tampak. User tidak akan melihat peringatan apapun. Semua proses akan berjalan secara transparan.

Tanpa Root Certificate ini, user harus memutuskan sendiri apakah harus percaya atau tidak dengan root certificate yang ditanyakan oleh komputer pada saat menginstall aplikasi baru. Ini semua seharusnya adalah tugas CA, yaitu melindungi user daripada orang-orang jahat yang memanfaatkan root certificate untuk menanamkan malware ke dalam komputer anda.

Proses manual ini seringkali tidak mudah, karena user juga harus membaca sebuah dokumen CA Certificate Practice Statement (CPS) sebelum menentukan diterima atau tidaknya root certificate ini.

Semua kesulitan ini akan ditangani oleh Microsoft dengan program Microsoft Root Certificate.

Government CAs

Dengan meningkatnya transaksi antara Government dengan Government, Business, dan Citizen di dalam konteks e-Government, maka Government CA menjadi suatu keharusan. Government CA bisa berupa badan pemerintah, atau pihak swasta yang ditunjuk.

Government CA di Indonesia

Pemerintah Indonesia sudah sejak lama mencoba menerapkan e-Gov, namun tampaknya melupakan CA :p

Sebelum Indonesia memiliki Government Certificate Authority, dan DITERAPKAN dengan baik, tampaknya meningkatkan kepercayaan masih merupakan suatu hal yang sulit….

Saturday, December 5, 2009

Layanan Baru : Google Public DNS

Apakah DNS ?

DNS adalah kependekan dari Domain Name Services, merupakan suatu fasilitas di Internet. Pada saat kita menggunakan komputer untuk ber-internet-ria, maka tanpa disadari kita akan selalu menggunakan fasilitas ini.

Ketika kita mengetik URL sebuah situs, misalnya “www.microsoft.com” di Internet Explorer, maka komputer akan mencari tahu di mana letak server “www.microsoft.com” ini. Komputer akan memilih DNS server yang terdaftar di dalam konfigurasi jaringan komputer, dan jika menemukan alamat IP (internet protocol) dari situs ini, maka komputer anda akan segera terhubung ke situ.

Jika alamat tidak ditemukan, maka komputer segera memberi tahu anda (melalui Internet Explorer) bahwa lokasi tidak ditemukan.

Bagi kebanyakan pengguna komputer DNS ini merupakan istilah yang tidak dikenal, karena konfigurasi DNS biasanya otomatis sudah ditentukan oleh administrator jaringan di tempat anda, atau melalui konfigurasi otomatis dari ISP.

DNS penyebab lambatnya Internet

Google berpendapat bahwa DNS merupakan salah satu penyebab lambatnya kecepatan kita browsing Internet. Sehingga para peneliti di Google membuat suatu layanan DNS yang bisa memberikan kecepatan yang lebih tinggi, lebih aman, dan lebih reliable.

DNS sebagai switchboard operator

Di sini sangat menarik jika kita analogikan DNS ini dengan operator telepon jaman dulu….

Pada jaman dahulu, operator selalu diperlukan untuk menghubungkan pembicaraan satu orang dengan orang lainnya. Pada saat itu si pemanggil akan meminta jasa seorang operator untuk disambungkan ke lawan bicara. Operator telepon akan mendengar permintaan ini, kemudian menyambungkan kabel yang diperlukan. Selama percakapan berlangsung operator juga bisa mendengar percakapan kedua orang ini, jika diinginkan.

Sebenarnya hal ini juga masih terjadi sampai saat ini. Hanya saja operator telepon sudah digantikan dengan sebuah mesin otomatis. Namun demikian, percakapan antara siapapun, tetap bisa didengarkan dengan mudah oleh siapapun yang punya akses ke mesin tersebut.

Setiap orang yang memiliki akses, bisa mendengarkan percakapan siapapun, dan mengetahui apa yang mereka diskusikan. Jika hal ini selalu dilakukan, maka kita akan bisa mengetahui kebiasaan dari masing-masing pengguna telepon. Dari kebiasaan ini, penyedia layanan telepon bisa menawarkan iklan secara lebih tepat dan sebagainya.

Semua hal ini sebenarnya akan sangat menyenangkan bagi sementara orang. Tetapi jika ini dilakukan dengan sembunyi-sembunyi, maka hal ini merupakan pelanggaran privasi.

Layanan DNS untuk keperluan Marketing

Dengan terjunnya Google ke layanan DNS ini, maka hal yang persis sama bisa terjadi. Google bisa memonitor semua perilaku pengguna layanan DNS ini, dan melakukan strategi marketing yang lebih jitu lagi.

Google merupakan perusahaan iklan terbesar di Internet. Dengan masuknya Google ke layanan DNS ini, maka setiap arus internet bisa dengan mudah diatur oleh Google, misalnya setiap kesalahan pengetikan alamat akan diputar dahulu ke situs iklan Google, atau setiap kebiasaan penggunanya didata oleh Google untuk target iklan yang lebih terarah…

Nah, hal yang terakhir ini agak menakutkan.

Misalkan ada orang tua yang sedang intensif ‘mempelajari’ situs-situs dewasa melalui laptopnya… Google melalui layanan DNS akan mengetahui hal ini dan mulai mengarahkan iklan-iklan untuk orang dewasa ke laptop ini. Tentunya iklan ini akan tepat sasaran, dan orang tua ini akan terbantu. Jika pada suatu saat, laptop ini digunakan oleh anaknya untuk keperluan mengerjakan PR, maka bisa saja yang terjadi adalah setiap kali anak ini menggunakan browsernya, akan selalu muncul konten-konten atau iklan yang menjurus ke situs-situs dewasa….

Jika hal ini terjadi, dampaknya akan menakutkan …. :(

Kesimpulan

Terjunnya Google ke layanan DNS ini sangat menarik, patut dicoba, dan meningkatkan iklim inovasi di bisnis Internet. Hanya saja ada resiko yang cukup tinggi mengenai kebocoran informasi dan pelanggaran privasi…