Monday, January 7, 2008

Self Defending Network - Konsep Pertahanan Network secara Menyeluruh

Self Defending Network merupakan pendekatan network security melalui arsitektur yang bisa beradaptasi terhadap kebutuhan yang berubah2. Konsep ini mendayagunakan network sebagai platform penyedia layanan security yang bisa memberikan :
  • keamanan terhadap semua aset termasuk orang dan perangkat IT
  • keandalan yang tinggi terhadap organisasi secara keseluruhan
  • nilai bisnis yang lebih tinggi dari investasi IT yang ada
Beberapa manfaat lain dari konsep Self Defending Network :
  • membantu ditegakkannya peraturan yang berlaku
  • memberikan solusi unified communication dan mobility yang aman
  • mengamankan lokasi-lokasi data center dan cabang2
Komponen
Melindungi business processes dengan cara mengenal, mencegah, dan beradaptasi terhadap ancaman dari dalam maupun luar.

Self Defending Network melakukan pendekatan strategis terhadap sistem, di mana semua bagian dari network bekerja sama memastikan lingkungan yang aman dengan cara :
  1. integrated : komponen security ditanamkan di setiap titik di dalam network
  2. collaborative : komponen2 network dan security saling bekerja sama
  3. adaptive : network secara otomatis mengenali dan bereaksi pada serangan yang baru
  4. siklus hidup : layanan security yang meliputi perencanaan, perancangan, pemasangan, pengoperasian, dan optimalisasi dari teknologi dan layanan network security
Keuntungan buat Bisnis
  1. keamanan menyeluruh : pendekatan secara sistem memberikan perlindungan yang konsisten dan menyeluruh terhadap semua bagian dari organisasi
  2. fleksibel dan cepat beradaptasi : membantu menyelaraskan security policy dengan keperluan bisnis
  3. best practice dan regulasi : visibility dan kontrol yang lebih baik sehingga perusahaan bisa mudah mengikuti best practice dan regulasi pemerintah yang berlaku
  4. peningkatan produktivitas : departement IT bisa secara proaktif melindungi perusahaan terhadap segala serangan
  5. layanan yang modular : perusahaan dapat memasang layanan2 tambahan (seperti anti-x dll) dengan mudah
  6. perlindungan investasi : pendekatan ini memungkinkan perangkat yang sudah dimiliki tetap bisa memiliki nilai tinggi selalu bisa mengikuti perkembangan bisnis

Pirates of the Caribbean (djembe + piano)

I saw this in You Tube - an amazing conversation between Modern and Ancient musical instruments !

Pengalaman menghidupkan GPRS dan 3G Indosat Matrix Auto

Waduh, tadinya saya pikir gampang ganti SIM dari Telkomsel HALO ke Indosat Matrix Auto. Ternyata lumayan alot, sampai hari ini (5 hari) smartphone saya masih belum bisa buat browsing. Di bawah ini beberapa point yang saya dapatkan selama ini :
  • Server untuk memberikan setting OTA super sibuk, saya harus mencoba berkali2 untuk mendapatkan konfigurasi otomatis lewat OTA. Akhirnya setelah berkali2 failed (sepertinya server overloaded !!), saya mendapatkan setting otomatis untuk yang GPRS, sedangkan setting untuk 3G sampai saat ini tidak pernah bisa diterima
  • Telpon customer service ke 111 sangat tinggi availabilitynya, dan kita tidak harus mendengarkan semua interactive voice prompt, karena kita bisa bypass dengan menekan 1-1-9 untuk menuju customer servicenya langsung
  • Customer Service Indosat sangat sopan, dan sangat sabar (salut kepada Indosat yang berhasil mendidik personilnya untuk bersikap sangat sabar, impactnya sangat positif untuk pelanggan yang melakukan complain). Setiap call juga ada recordnya, jadi bisa dilacak sampai ke mana progressnya.
Saya pikir ini adalah masalah di dalam Indosat, karena telpon yang saya pakai ini berjalan dengan sangat baik dengan nomor dari Telkomsel. Dugaan saya adalah karena nomor yang saya pakai ini termasuk sangat baru (nomor 0855-xxx), mungkin beberapa konfigurasi di sisi Indosat masih belum fine tuned untuk nomor yang ini (tapi ini hanya perkiraan saya loh, customer service Indosat sendiri tadi berjanji menyelesaikan masalah ini dalam 3x 24 jam).

Apa yang bisa diperbaiki oleh Indosat
  • Computing : Pasang server yang lebih powerful (misalnya dengan cluster atau load balancer) sehingga server tersebut mampu menampung seluruh permintaan konfigurasi otomatis dari semua pelanggan baru
  • Updated Data : Update semua data handphone yang supported, terutama sekali jika handphone tersebut berasal dari vendor terkemuka, dan letakkan cara konfigurasi manual di web site yang gampang ditemukan (misalnya bisa ditemukan dengan cara mengetikkan "indosat matrix auto nokia e61i ota" di google atau mengetikkan "matrix auto nokia e61i ota" di web site Indosat)
  • Workaround : Informasikan bagaimana cara konfigurasi manual jika OTA tidak berhasil (misalkan karena server OTAnya mati)
  • Sophisticated Call Center : Pasang call center yang agak canggih, sehingga bisa melihat caller id si pemanggil. Kalau sekarang ini kita harus menyebutkan seluruh nomor telpon kita, padahal mustinya nomor ini nongol di display customer service secara otomatis. Sebuah call center yang canggih, akan mampu mengeluarkan nama dan history dari si pengguna handphone begitu si pengguna tersebut menelpon CS

Sunday, January 6, 2008

Djembe dari Bali


Djembe (baca JEM BE dengan E seperti ENAK), merupakan alat musik perkusi asal Afrika Barat dan dipukul menggunakan tangan kosong (seperti conga). Djembe berukuran macam2, dari 5" sampai 18" (diameter kulitnya).

Bentuk djembe yang seperti cawan membuat djembe memiliki suara bas yang bulat. Pemain djembe yang berpengalaman bisa membuat bermacam2 nada (tinggi/rendah) - mirip2 kendang sunda lah....

Ini contoh seseorang memainkan djembe solo (ukuran 13") :


Suaranya terdengar cempreng karena mungkin ini hanya rekaman. Suara asli djembe 13" bulat dan ngebas, apalagi kalau dipukul tengahnya (bunyinya duuung).

Kebetulan hari ini saya sedang berada di Kuta Bali untuk keperluan dinas. Hari ini adalah hari terakhir dan pesawat saya terbangnya sore (pk 18 kalau nggak molor). Sementara menunggu, teman2 saya semua pada pijat refleksi. Saya sendiri tidak ikut pijat, karena saya ingin mencari2 alat musik Didgeridoo dari kayu dan mungkin juga alat2 musik eksotik lain made in Bali.

Di dekat hotel ada jalan Majapahit, di sepanjang jalan itu ada banyak industri rumahan pembuat bermacam2 alat musik akustik.

Saya melihat ada beberapa tempat yang memajang didgeridoo dari kayu dan bambu, serta alat2 musik perkusi seperti djembe dan lain2.

Didgeridoo Kayu Jati
Saya mampir ke beberapa toko, dan mencoba didgeridoonya. Bentuk luarnya memang lumayan bagus, tapi ternyata suaranya tipis sekali. Waktu saya tanya ke pembuatnya, bahannya dari jati dan proses pembuatannya bukan dari rayap melainkan dengan bor.
Bor ?

Ya, didgeridoo merupakan alat musik tradisional australia, berupa batang kayu (biasanya eucalyptus) yang berongga karena dilahap rayap. Suara didgeridoo asli australia sangat merdu (meskipun banyak orang2 yang tak berberasaan bilang suaranya mirip suara kentut).

Jogging dari Sopo Kreasi
Saya berhenti agak lama di satu toko, namanya "Sopo Kreasi", yang punya dari Jawa, namanya Jogging.... Nama yang cukup antik, apa nggak capek bernama Jogging ? soalnya saya sendiri kalau jogging 1 jam sudah setengah mati.... lha orang ini Jogging seumur hidupnya, bwahahaha...

Di Sopo Kreasi, ada seseorang sedang mengikat2 Djembe bagus. Kulitnya tidak putih, tapi warna coklat muda/tua, seperti punggung kambing.

Jogging bilang, djembe ini bagus dan memang buat main, bukan untuk pajangan. Waktu dipukul suaranya besar dan ngebas banget... Saya pernah mendengar suara djembe dalam format MP3, jauh suaranya dengan yang asli ini.... Saya langsung jatuh cinta dan saya pesan djembe yang 99% selesai itu.

Jogging bilang, ini selesai dalam 15 menit lagi. Jogging bilang harganya mahal, dan agak sungkan nyebutnya. Waktu saya tanya terus katanya 600 sekian ribu. Saya pikir, wah itu sih murah, lha wong saya dikasih 10 juta juga nggak akan bisa bikin barang beginian.

Jogging bertanya buat apa ? Saya bilang, ya buat saya main.

Rupanya dia memang nggak yakin saya pengen main, mungkin dipikirnya saya ini pemilik toko musik dari Jakarta yang ingin memborong djembenya.... Wajar sajalah, soalnya dia memang ternyata exportir alat2 musik.

Anyway akhirnya kita settle di 600 ribu, dan saya ke ATM (harus cash dude) sementara djembenya diselesaikan.

Memilih Djembe

Nah ini menurut pendapat Jogging (saya sih percaya saja, soalnya dia kan pembuat djembe) :
  • djembe memiliki ukuran bermacam2, dilihat dari diameternya. Djembe yang saya beli berdiameter kulit 13 inci (seperti yang di video di atas). Makin besar diameternya, makin rendah suaranya. Di toko ini saya lihat ada badan djembe sebesar meja, tapi Jogging bilang itu cuma untuk pajangan, soalnya karena diameter terlalu besar (mungkin juga jadi nggak bisa dipangku2)
  • djembe menggunakan kulit kambing yang baik (tebal). Kulit sapi kurang cocok, dan kulit kerbau terlalu tebal. Kalau untuk bedug, yang terbaik adalah kulit kerbau, soalnya sapi kurang keras... tapi jaman sekarang, kerbau makin sulit didapatkan kulitnya (mungkin dikarenakan populasinya yang juga makin menurun). Djembe ini bisa dipukul sekuat2nya (asal pake tangan, bukan kampak), dan nggak akan djebol....
  • djembe murah menggunakan kulit kambing yang tipis. Biasanya tambal2an. Tambalan tidak terlihat karena kulitnya kemudian dilapis dengan semacam cat putih. Djembe semacam ini tidak bisa dipukul kuat2 karena bisa djebol (hehe)
  • badan djembe terbuat dari kayu. Djembe mainan/pajangan biasanya dicat warna-warni, sementara yang bagusan berukir. Jenis ukiran ada yang ukiran afrika (biasanya motif sederhana gambar2 pohon atau semacamnya), ada juga yang ukiran bali (nah kalau ini ruwet ukirannya, tahu sendiri orang bali seperti apa kalau sudah ketemu balok kayu)
  • saya lupa bertanya kayu apa yang bagus untuk djembe, tapi djembe punya saya terbuat dari kayu Mahoni yang berat. Ini sepertinya kayu utuh yang dilubangi (pake pahat). Karena berat tidak direkomendasi untuk dibawa kesana-kemari kayak gitar :p
  • kulit djembe diikat dengan banyak tali temali. Nah, salah satu kegunaan tali temali itu adalah untuk mempermudah TUNING. Tuning suara djembe, misalnya untuk menaikkan nada suara, cukup dengan menjalin tali2 itu dengan tali2 baru yang memutar (sayang saya tidak capture videonya). Makin banyak talinya memang makin repot memilinnya (karena makin banyak), tetapi makin kuat & stabil
Perawatan Djembe
  • kulit djembe cukup diolesi dengan hand & body lotion saja
  • tidak boleh dijemur terlalu lama, kulitnya bisa kering