Sunday, August 9, 2009

Intranet Cepat dan Responsif dengan Windows Server 2008 R2 Branch Cache

Jika anda merasa intranet anda lambat (karena bandwidth terbatas), anda akan tertarik dengan Branch Cache yang terdapat di Windows Server 2008 R2 dan client Windows 7.

Branch Cache berguna untuk mengurangi waktu tunggu user yang mendownload file melalui jaringan intranet.

Beberapa keuntungan utama yang bisa didapatkan dari Branch Cache adalah :

  1. Peningkatan produktivitas - user yang berada di kantor cabang akan merasakan aplikasi intranet sama responsifnya dengan ketika mereka berada di kantor pusat. Hal ini dimungkinkan karena Windows Server 2008 R2 menyimpan cache file2 yang sebelumnya pernah diakses user lain di kantor cabang
  2. Arsitektur yang Fleksibel – Branch Cache hanya melayani user yang berhak, dan Branch Cache juga selalu memastikan bahwa file yang disajikan adalah yang terbaru. Branch Cache sangat fleksibel, dan bisa bekerja dalam 2 modus : Hosted Cache Mode dan Distributed Cache, untuk melayani berbagai jenis client
  3. Protokol dan serba bisa dan efisien – Branch Cache hanya menyedot data dari kantor pusat hanya jika ada user yang memerlukannya, memastikannya itu adalah data terbaru dan menyimpannya di kantor cabang. Branch Cache hanya melakukan cache permintaan membaca, bukan menulis (save), dan mendukung protokol standard web seperti HTTP dan HTTPS, dan file server (SMB) sehingga bisa bekerja dengan banyak jenis aplikasi
  4. Sangat Aman dan Cepat – Branch Cache compatible dengan banyak teknologi security seperti Secure Socket Layer (SSL), SMB signing, dan IPsec, dan tetap bisa meningkatkan performance meskipun isi file terenkripsi
  5. Mudah dan Murah – Branch Cache sudah tertanam di dalam Windows Server 2008 R2 dan sistem operasi client (Windows 7) sehingga tidak memerlukan tambahan modul apapun di perangkat jaringan di tempat anda, dan setup dapat dilakukan dengan sangat mudah (maklumlah, gaya Microsoft, semua serba dipermudah)

Cara kerja Branch Cache

image

Branch Cache bekerja di tingkatan server dengan cara menyimpan cache untuk semua lalu lintas permintaan user di kantor cabang akan HTTP dan SMB. User akan segera merasakan peningkatan respon yang luar biasa karena cache akan disimpan secara lokal.

  1. ClientA ingin mengakses File1 di lokasi server di pusat
  2. Server di pusat akan merespon dengan informasi BranchCache
  3. ClientA akan mencari potongan File1 diantara rekan2nya di kantor cabang
  4. Kebetulan ClientB adalah salah satu client yang memiliki potongan file itu, ClientB akan menjawab bahwa dia punya file yang dibutuhkan
  5. ClientA akan membandingkan hash dari server dan dari ClientB
  6. Kalau hash cocok, artinya potongan file itu adalah benar, maka ClientA akan mengambil file dari ClientB
  7. Jika hash tidak cocok (misalnya karena sudah berubah karena sesuatu hal), maka proses pengambilan file dari ClientB akan terpurus, dan ClientA akan meminta Server untuk mengirimkan file yang aslinya

 

image

Untuk organisasi yang besar, maka kita bisa tingkatkan performance jaringan dengan cara memasang sebuah server untuk Branch Cache di setiap kantor cabang…

Saturday, August 8, 2009

Need for Speed ? Move to Windows Server 2008 R2

Apakah server anda sudah kehabisan nafas ? Apakah anda perlu menambah beberapa server lagi untuk menampung perkembangan kantor cabang ?? Ruang data center anda sudah tidah muat ?

Jangan kawatir, sebentar lagi (2010), Intel berencana akan mengeluarkan CPU dengan 256 core. Data center anda akan mengkerut dengan signifikan, dan anda akan merasakan hentakan kecepatan CPU yang begitu powerful.

Tentunya jika anda memiliki sistem operasi yang juga sanggup menangani 256 core sekaligus dengan optimum.

Microsoft sebentar lagi akan meluncurkan dengan resmi Windows 7 dan Windows Server 2008 R2. Kedua2nya mampu menjalankan CPU 256 core tersebut dengan sangat baik. Lihat screen capture di bawah ini :

image

Di situ terlihat grafik penggunaan Intel CPU 256 core yang sangat sibuk. (Yah, memang sepertinya grafik penggunaan cpu ini perlu diperbaiki lagi, supaya lebih simple)

Microsoft telah berhasil memperbaiki kernel Windowsnya untuk bisa menangani 256 core, dan gambar di atas menunjukkan sebuah mesin yang menjalankan SQL Server (codename “Kilimanjaro” dengan rencana diluncurkan pada 2010) dengan beban berat yang menggunakan seluruh 256 corenya. Ini merupakan hal yang tidak mudah. Kita (geek) semua tahu bahwa menjalankan banyak core memerlukan manajemen thread yang sangat rumit. Namun Microsoft juga telah berhasil mengurangi kerumitan ini dan melangkah maju dengan arsitektur barunya.

Sebenarnya tidak semua aplikasi diuntungkan dengan peningkatan core tersebut.Jika anda hanya mengerjakan aplikasi sederhana seperti email, word processing, dan sejenisnya, maka anda tidak akan merasakan peningkatan kecepatan. Namun jika anda adalah seorang perancang, animator, atau bekerja dengan aplikasi simulator atau database yang besar, maka peningkatan jumlah core ini akan sangat membantu anda :

  1. Memotong waktu tunggu : CPU 256 core bisa mempercepat pekerjaan anda sampai 128x nya. Misalnya memotong waktu 24 jam menjadi 11 menit. Perusahaan akan sangat banyak menghemat dari sisi pembayaran lembur pegawainya…. ;)
  2. Menciptakan aplikasi yang sangat kompleks : misalnya menulis aplikasi robot untuk bermain bola (mengenali lawan/bola, berlari, menendang bola dsb)
  3. Meningkatkan kualitas hidup kita : misalnya membuat mobil yang berjalan sendiri menembus kemacetan lalulintas (mengenali mobil lawan, jalan, rambu, dsb)
  4. dan lain2nya

Jika hukum Moore terus berlanjut, maka di masa yang tidak lama lagi kitapun akan menikmati perangkat2 genggam yang memiliki banyak core. Mungkin juga 256 core tidak lama lagi akan menyusut sehingga bisa dipasang di mobile phone anda…, dan membuat mobile phone anda menjadi personal digital assistance yang sangat menyenangkan (dengan kecerdasan yang tinggi dan mengenali suara dan perintah anda dengan tanpa salah…)

Thursday, August 6, 2009

10 Alasan untuk Tekan Biaya menggunakan Windows Server 2008 R2 !

Jika anda suka dengan Windows 7 yang terpasang di netbook atau laptop anda, silahkan pertimbangkan Windows Server 2008 R2 yang sebenarnya adalah Windows 7 versi server. Sistem Operasi ini lebih bertenaga, lebih cepat, dan lebih efisien berjalan di server 64 bit anda.

Banyak sekali fitur Windows Server 2008 R2 yang sangat bermanfaat, terutama jika anda ingin penghematan banyak di perusahaan. Silahkan pertimbangkan beberapa fitur di bawah ini :

1. Menekan Biaya INTERNET/INTRANET WAN !

Di masa sulit sekarang ini, banyak perusahaan menerapkan sistem client-server untuk menekan biaya pemeliharaan server yang tinggi. Dengan cara ini maka biaya transportasi/akomodasi untuk pemeliharaan server bisa diminimalisir.

Nah masalah di Indonesia, bandwidth untuk Intranet atau Internet sangat terbatas, dan relatif mahal. Banyak cara dilakukan untuk meningkatkan kinerja kantor cabang, misalnya menggunakan perangkat kompresi jaringan dan sebagainya.

Windows Server 2008 R2 memiliki fitur “BranchCache (TM)”

BranchCache bisa digunakan meningkatkan kinerja akses file remote menggunakan metode file caching yang cerdas. File mana yang harus dicache bisa dilacak berdasarkan permintaan akses dari kantor cabang. File-file juga bisa diambil dari PC-PC di kantor cabang menggunakan distributed mode “Peer-to-Peer caching” atau menggunakan hosted mode melalui server BranchCache terpusat. Server terpusat ini akan melacak semua permintaan file dan update untuk meyakinkan semua file yang dicache adalah yang terbaru.

Hasilnya kinerja kantor cabang akan meningkat, tanpa harus meningkatkan kapasitas bandwidth dari Service Provider !

2. Menekan Biaya pembelian Mini Computer atau Mainframe !

Windows Server 2008 R2 merupakan sistem operasi pertama yang menggunakan hanya arsitektur 64-bit ! Sistem operasi ini juga lebih ringan dan lebih cepat dari pada sistem operasi Windows Server sebelumnya.

Keunggulan lain adalah Windows Server 2008 R2 bisa menggunakan sampai 256 Processor ! Dengan manajemen memori yang lebih canggih, server anda akan melaju lebih kencang dan efisien. Sehingga yang anda perlukan sekarang adalah mencari aplikasi yang tepat, untuk memindahkah aplikasi Mini Computer atau Mainframe anda ke server berbasiskan Windows Server 2008 R2.

3. Menekan Biaya Pembelian Server dan Manajemen melalui Konsolidasi !

Konsolidasi Server merupakan satu cara untuk menekan biaya pengadaan server. Konsolidasi ini bisa dicapai dengan menggunakan teknik Virtualisasi. Sayangnya virtualisasi seringkali berjalan lambat karena servernya kurang bertenaga.

Windows Server 2008 R2 memiliki beberapa fitur untuk menjalankan virtualisasi dengan cepat melalui dukungan teknologi hardware !

  • Windows Server 2008 R2 memanfaatkan secara penuh kekuatan CPU 64 bit. Sistem operasi ini merupakan sistem operasi pertama dari Microsoft yang hanya berjalan di arsitektur 64 bit. Aplikasi 32 bit masih bisa berjalan dengan mulus di R2 ini, namun aplikasi 64 bit akan berjalan dengan jauh lebih efisien di atas server canggih bertenaga Intel dan AMD
  • Windows Server 2008 R2 juga memiliki peningkatan kinerja yang luar biasa. R2 mampu menjalankan sampai 256 logical processor di dalam sebuah server. Dengan menggunakan Hyper-V, R2 bisa memanfaatkan sampai 64 logical processor
  • Pengaturan memory management yang jauh lebih baik, juga akan lebih meningkatkan kinerja Windows Server 2008 R2

Semua fitur2 tadi jika dikombinasikan dengan Hyper-V, maka server anda akan menjadi monster yang sangat cepat dan powerful dengan biaya yang sangat rendah.

4. Menekan Biaya Listrik !

Windows Server 2008 R2 memiliki beberapa fitur untuk meningkatkan efisiensi pemakaian listrik : Core Parking dan Active Power Policy

  • Core Parking gunanya untuk menghidup-matikan CPU Core yang tidak diperlukan untuk menghemat daya. Proses core parking ini hanya memerlukan hitungan milidetik untuk menghidup-matikan core untuk mengantisipasi kebutuhan yang berubah2 tergantung kebutuhan
  • Active Power Policy memungkinkan administrator untuk mengatur besarnya daya yang disedot server dengan menggunakan interface manajemen remote berbasis DTMF, misalnya penggunaan daya bisa diminimalkan pada saat servernya tidak banyak penggunanya (misalnya selama akhir minggu)

5. Menekan Kerugian & Kepanikan akibat Downtime !

Windows Server 2008 R2 memiliki fitur Live Migration yang memungkinkan administrator memindahkan VM (Virtual Machine) antara physical host dengan downtime yang sangat kecil sehingga tidak dirasakan oleh para user, karena downtime yang terjadi hanyalah dalam hitungan milidetik. Artinya : tidak ada koneksi yang terputus, dan manajemen data center juga akan jauh lebih dinamis.

6. Kerja dari mana saja dengan Transparan !

Anda sekarang bisa bekerja dari mana saja menggunakan VPN client…., tapi Windows Server 2008 R2 merevolusi koneksi VPN client yang merepotkan itu menjadi sesuatu yang sangat mudah dan handal !

DirectAccess (DA) adalah solusi akses dari mana saja yang bisa digunakan perusahaan untuk menyediakan koneksi aman selalu on untuk semua pengguna. DA bersifat transparan, dan memudahkan para user untuk tersambung ke jaringan korporasi tanpa perlunya VPN client. Semua ini bisa disesuaikan dengan aturan perusahaan yang ada. User yang menggunakan Windows 7 bisa berada di luar kantor terhubung melalui internet, dan akses ke jaringan Intranet korporat akan terjadi secara transparan, seolah-olah user ini sedang berada di kantor saja.

Tidak ada yang perlu diragukan dari sisi keamanan, DA menggunakan teknologi IPsec dan IPv6 dan dikombinasikan dengan banyak inovasi seperti Network Network Access Protection, Server dan Domain Isolation, and Forefront™ Client Security.

7. Menekan Biaya Desktop !

Konsep virtualisasi di Windows Server 2008 R2 diperluas ke dunia desktop.

Teknologi Virtual Desktop Integration (VDI) meningkatkan kemampuan Terminal Services untuk menjalankan aplikasi bisnis melalui desktop remote dari sisi user. Melalui VDI, aplikasi yang dikirimkan melalui Remote Desktop Services akan tampak di Start menu bersama-sama dengan aplikasi lokal lainnya. Hal ini transparan dan sangat mempermudah user.

Virtualisasi desktop ini memiliki banyak kelebihan, seperti manajemen personalisasi yang lebih baik, integrasi desktop virtual yang transparan, peningkatan kinerja grafis dan audio (khusus client Windows 7), dan sebagainya.

8. Menekan Biaya pembelian Storage !

Menurut IDC, storage volume meningkat sangat signifikan antara 2008 – 2012. Oleh karena itu, untuk tetap kompetitif, perusahaan harus bisa mengatur data, bukan hanya disk !

Windows Server 2008 R2 memberikan administrator bermacam-macam kemampuan untuk mengatur data, misalnyamelalui File Classification Infrastructure (FCI). Fitur ini memungkinkan otomatisasi mekanisme klasifikasi yang extensible di atas arsitektur shared file yang ada. Fitur ini memungkinkan administator untuk mengatur langkah2 yang harus dilakukan terhadap file2 tertentu. Selain itu FCI juga extensible ke partner dan ISV…

9. Menekan Biaya Server dan Manajemen untuk UKM !

Windows Server 2008 R2 dirancang Microsoft untuk mudah digunakan UKM (Usaha Kecil Menengah). Ada paket2 khusus yang murah meriah dan affordable.

Selain itu juga ada fitur2 yang sangat memudahkan UKM, misalnya Active Directory Administration Center yang baru yang semua berbasiskan GUI dan menggunakan interface tunggal dan PowerShell. Fitur2 yang lain seperti Best Practice Analyzers, yang memastikan konfigurasi server sesuai dengan best practice, kemudian ada lagi Windows Server Backup utility yang akan sangat mempermudah kegiatan backup.

10. Menekan Biaya Manajemen Server !

Masalah selalu terjadi di mana saja, namun Windows Server 2008 R2 mampu diperbaiki dari manapun tanpa perlu didatangi teknisi. Hal ini akan sangat membantu, disamping juga akan menekan biaya untuk traveling…

Tuesday, August 4, 2009

GPS Garmin Nuvi 710 – Convert Favorite to POI

Biasanya kalau saya membeli gadget, gadget tersebut segera menjadi rongsokan dalam waktu 1 bulan. Pada umumnya saya tinggalkan karena bosan. Namun ada satu gadget yang benar-benar saya pakai bertahun-tahun, dan menimbulkan ketergantungan yang parah…. “GPS Garmin Nuvi 710” yang saya tempel di atas dashboard mobil saya. Saya bahkan memberinya nama “Novie”, karena suara pemandunya memang merdu….

Saya selalu bawa Novie ini naik mobil, pesawat, ataupun berjalan kaki (di tempat baru), dan saya kerap kali menandai tempat-tempat yang asyik. Misalnya restoran (kebetulan saya juga agak hobi kuliner, di kamus saya cuma ada “enak” dan “enak sekali” untuk makanan).

Tempat baru tadi saya tandai ke dalam FAVORITE.

Nah ternyata ada keterbatasan kapasitas Favorite ini. Nuvi 710 hanya mampu menampung 500 lokasi favorit. Akibatnya jika kita ingin menandai tempat baru, kita harus menghapus satu (atau beberapa) lokasi favorit lain.

Tapi tahukah anda bahwa Nuvi 710 juga memiliki data POI (Point of Interest) ? Nah POI ini ada yang built in bawaan dari pabriknya, ada juga yang bisa kita isi sendiri. Namanya Custom POI. Bagusnya Favorite tadi bisa diubah menjadi POI. Keuntungannya adalah kapasitas yang besar sekali, dan hanya dibatasi oleh besarnya storage (nah kalau ini sih teori saya, soalnya saya belum mentok sampai error hehehe)….

Untuk mengubah Favorite ke POI, caranya mudah tetapi cukup panjang :

  1. Instal aplikasi “MapSource” yang bisa didownload di sini – Syaratnya anda sudah memiliki aplikasi MapSource yang lama yang terinstall di PC anda. Kalau anda belum memiliki aplikasi MapSource lama, coba ikuti petunjuk di sini atau ikuti yang ini….
  2. Setelah MapSource terinstall dengan sukses, tancapkan Nuvi 710 ke PC anda melalui kabel USB
  3. Tunggu beberapa saat sampai Nuvi 710 dikenal PC sebagai external disk, lalu hidupkan MapSource, dan klik “receive from device”
  4. MapSource akan mengimport WAYPOINT (titik-titik favorite) dari Nuvi 710 ke dalam PC. Anda bisa edit waypoint sesuka anda, kemudian “save as GPX” (misalnya disave sebagai poi.gpx)
  5. Install POI Loader dari Garmin , kemudian upload poi.gpx tadi ke dalam Nuvi 710
  6. Cabut Nuvi 710, Nuvi akan boot dan akan muncul menu navigasi biasa. Anda bisa cek sekarang bahwa semua favorit anda tadi sudah terkopi menjadi custom POI. Jika ya, anda bisa delete semua favorit anda di Nuvi 710, dan anda sekarang punya kapasitas favorit yang kosong lagi :)

Jika di data anda banyak yang redundant, anda bisa buang semua redundancy tersebut menggunakan POIEdit yang bisa didownload di sini….

Jika anda ingin cara lain mengedit POI anda, anda juga bisa gunakan Microsoft Excel. Caranya POI.GPX tadi disave sebagai POI.CSV , edit sesuka anda, setelah itu POI.CSV bisa diupload langsung ke Nuvi 710 melalui POI Loader….

Nah, selamat mencoba…