Saturday, July 18, 2009

My House in Photosynth (Day 2)

Percobaan pertama kemarin belum cukup berhasil. Sepertinya photosynth membutuhkan perubahan yang cukup granular supaya bisa mengetahui secara persis susunan photo yang benar. Hari ini saya mencoba keluar rumah, dan saya ambil foto rumah secara berurutan seperti ini :

image

Kemudian saya masuk ke dalam pagar dan fokus ke patung ayam yang ada di atap rumah, kemudian ke tanaman air, dan ke Sergio (nama anjing Beagle saya)….

Lalu saya proses ke dalam Photosynth, ternyata faktor keberhasilannya cuma 31%….

image

Hasilnya seperti ini :

image

Sepertinya masalahnya disebabkan oleh kurang banyaknya foto yang diambil hari ini…

Friday, July 17, 2009

My House in Photosynth

Menurut Slate.Com Microsoft Photosynth adalah "The best thing to happen to photography since the digital camera."

Photosynth merupakan suatu teknologi yang akan mengubah kumpulan foto2 digital ke dalam bentuk 3D, sehingga akan jauh lebih mengesankan dibandingkan dengan melihat kumpulan foto biasa.

Photosynth menggunakan media visual yang baru. Photosynth akan menganalisa setiap foto, menemukan kesamaan dengan foto2 yang lain, dan menggunakan data tersebut untuk membentuk model di mana gambar tersebut diambil. Kemudian foto2 disusun ke dalam model tersebut untuk menghadirkan suasana sebenarnya dalam simulasi 3D.

Photosynth merupakan hasil kerjasama Microsoft dan Universitas Washington, berdasarkan riset Noah Snavely (UW), Steve Seitz (UW), dan Richard Szeliski (Microsoft Research).

Photosynth memerlukan instalasi aplikasi photosynth di PC, kemudian aplikasi itu akan melakukan upload ke website photosynth.net.

Hari ini saya mencoba melakukan percobaan dengan Photosynth. Saya mengambil 300+ foto rumah saya dari segala sisi (luar & dalam), kemudian saya proses dengan Photosynth.

Hmm percobaan pertama berhasil dengan baik, namun hanya 43% foto berhasil disusun :

image

Tapi hasilnya not bad…..

image

Lain kali akan saya coba, sampai berhasil menghadirkan rumah secara utuh….

Wednesday, July 15, 2009

Membuat Foto Panorama dengan aplikasi Gratis : Microsoft Image Composite Editor

Jika anda suka fotografi dan senang mengambil gambar2 panarama (lebar), anda akan suka dengan aplikasi gratis Microsoft Image Composite Editor (ICE).

Aplikasi Microsoft Image Composite Editor merupakan panoramic image stitcher yang canggih. Aplikasi ini akan menggabungkan beberapa buah foto yang diambil secara berurutan dari satu lokasi untuk menghasilkan sebuah gambar panorama yang bagus. Format panorama yang dihasilkan bisa disave ke dalam beberapa format umum seperti JPEG, TIF, atau format baru seperti HD View dan Silverlight Deep Zoom.

Di bawah ini adalah beberapa foto yang saya ambil sewaktu saya berliburan ke danau toba di awal bulan Juli lalu. Foto diambil menggunakan kamera DSLR dari satu titik di tepi danau toba secara memutar :

image

Percobaan pertama dengan ICE langsung menghasilkan gambar indah di bawah ini (tanpa retouching !!). Yang lebih menarik lagi adalah ICE juga bisa menghasilkan format DEEP ZOOM. Silahkan click gambar di bawah untuk melihat dalam format Deep Zoom !

P7047784_stitch

Ini foto yang lain yang saya ambil di salah satu pantai di Aceh yang paling parah terkena tsunami beberapa tahun yang silam dan sekarang sudah recover….

PC243657_stitch_2

Tuesday, July 14, 2009

Menjadi Avatar di Dunia Maya – apakah ini langkah berikut dari evolusi manusia modern ?

Dunia maya menjadi semakin nyata. Dengan kemajuan teknologi ICT, sekarang suara, rupa, mimik muka, bahkan pulsa otak sudah bisa dikenali dengan semakin akurat oleh komputer, dan bisa digunakan untuk menggerakan avatar (sosok virtual kita di Internet) untuk memasuki dunia maya seolah-olah itu dunia nyata.

Benda-benda di dunia mayapun akan bisa dirasakan melalui sentuhan tangan dan aromanya…. Semua dimungkinkan dengan adanya kemajuan luar biasa di bidang teknologi.

Apa artinya ini ?

Dunia maya dan yang sebenarnya sedang melebur. Apa yang sebenarnya semu/maya bisa dirasakan secara realistik, dan apa yang real bisa diteleport menuju suatu tempat di universe ini dan dirasakan sebagai sesuatu yang nyata di ujung sana.

"Perjalanan waktu” juga dimungkinkan. Dengan menggunakan kacamata video 3D, headset stereo dan software emulasi, kita bisa menghadirkan candi borobudur lengkap dengan orang2 yang hidup di jamannya, pada saat kita berjalan2 ke Borobudur. Kita bisa sentuh candinya, kita bisa lihat juga orang2 yang sedang berkegiatan pada saat itu, kita juga bisa melihat kota di sekitar candi Borobudur di masa lalu dengan pepohonan dan sawah yang subur. Bahkan kicauan suara burung dan percakapan orang2 itupun dapat kita dengarkan.

Jika kita dilengkapi dengan perangkat penghasil bau2an, kita juga bisa merasakan wanginya gadis2 Borobudur pada jamannya…. (tentunya yang baru saja selesai mandi kembang…)

Atau kita juga bisa berjalan2 di tengah2 keramaian di jaman Romawi seperti di bawah ini :

image

Penerapan di dunia bisnis

Dengan teknologi tadi, kita bisa melakukan banyak hal. Misalnya mengadakan pertemuan bisnis secara virtual :

  • Kita bisa bercakap-cakap dengan lawan bicara kita yang terpisah jauh secara geografis sambil berjalan di pabrik baru yang masih berupa rencana. Kita bisa mendiskusikan apa saja, termasuk meraba pabrik baru tersebut, dan mengadakan perubahan2 rancangan secara instan. Semua begitu nyata, dan ada di sekeliling kita. Pertemuan bisnis bisa berjalan lebih efektif dan murah (karena menghemat biaya transport, menghemat waktu, dan sebagainya)
  • Kita bisa mengenali lawan bicara dari aroma parfumnya. Dan ini meningkatkan keintiman dalam berdiskusi (sesuai dengan penelitian bahwa aroma mempengaruhi otak kita). Bahkan kita bisa menjabat tangannya dan merasakan eratnya jabatannya
  • Kalau kita di bisnis makanan, kita juga bisa mengecap rasa jenis makanan2 baru yang disajikan…
  • Kita bisa mengenakan pakaian apapun, karena semua pertemuan ini dilakukan secara virtual, avatar bisa menggunakan pakaian apapun sesuai dengan keinginkan kita. Bahkan kita bisa mengubah penampilan kita menjadi lebih gagah atau cantik. Semua ini juga akan meningkatkan gairah dan semangat, juga memangkas biaya pembelian pakaian (dan juga operasi kerut wajah dan sebagainya)…

Apakah ini bagus atau jelek ? semua tergantung pada penerimaan masing2. Tetapi yang jelas, jaman baru akan tiba, dan mau tidak mau kita akan segera memasuki dunia maya dengan utuh, tanpa melalui keyboard dan mouse komputer lagi….

Beberapa bacaan online :